Viral Media Sosial

Awkarin akan ke Pontianak Memperjuangkan Hak Siswi Korban Pengeroyokan dan Hak Kemanusiaan

Mau orangtuanya siapa kek. Gak bener kalau orangtuanya membenarkan anaknya berlaku seperti itu.

Awkarin akan ke Pontianak Memperjuangkan Hak Siswi Korban Pengeroyokan dan Hak Kemanusiaan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
instastory @Awkarin 

Awkarin akan ke Pontianak Memperjuangkan Hak Siswi Korban Pengeroyokan dan Hak Kemanusiaan

PONTIANAK - Selebiriti Instagram (Selebgram) Karin Novilda atau yang dikenal Awkarin berencana akan pergi ke Pontianak untuk mengunjungi siswi SMP yang dikeroyok 12 siswi SMA di Pontianak yang saat ini sedang viral dibicarakan dan juga viral di media sosial.

Di akun instagram pribadi milik @Awkarin, ia membuat insta story yang menuliskan "Doakan ya kalau diberikan kesempatan dan waktu, aku akan ke Pontianak. Memperjuangkan hak Audrey dan hak kemanusiaan".

Tulisan di insta story yang di buat dengan latar merah ini menandakan bahwa ia pun merasa marah akan keadaan yang menimpa siswi tersebut.

Baca: Viral Kasus Pengeroyokan Siswi SMP, Artis hingga Selebgram Angkat Suara, Awkarin Bakal ke Pontianak

Baca: VIDEO: Jalan Paralel Perbatasan di Entikong Ambruk, Begini Kondisinya

Baca: Viral Kasus Pengeroyokan Siswi SMP, Artis hingga Selebgram Angkat Suara, Awkarin Bakal ke Pontianak

Sebelumnya ia juga membuat insta story #JusticeforAudrey, dari insta storynya itu ia juga merespon dan post beberapa komen dari para netizen.

Satu di antara follower-nya mengomentari dan mengatakan "secepatnya kak katanya mereka mau diselesaikan dengan cara damai ka, soalnya orangtua pelaku klo ga salah calon pejabat.

"Mau orangtuanya siapa kek. Gak bener kalau orangtuanya membenarkan anaknya berlaku seperti itu. Jabatan ga dibawa mati. Cara parenting orang tua yang akan turun temurun ke anak dan cucu. Kalau emang damai bener-bener secara damai dari kedua belah pihak gapapa deh. Tapi kalau damai yang dipaksa karena diancam. Saya tidak setuju," respon Karin atas komentar netizen.

Selanjutnya ia juga mengomentari komen "Jangan ada damai Karin, please w muak banget sama anak SMA itu, Masya Allah".

"Gak gitu juga. Mereka masih anak-anak masih labil,masih belum tau harus apa . Yang di pikirkan hanya senang-senang. Saya dulu juga pernah jadi amak bocah yang bodoh. Yang mereka butuhkan adalah penyuluhan dan bimbingan," Respon Karin mengenai komentar Netizen yang di post nya di insta story.

Kasus yang viral berawal dari Masalah Asmara dan Celotehan di Facebook hingga mnedapatkan banyak respon dari berbagai pihak dan kalangan masyarakat ini menuai banyak komentar

Halaman
123
Penulis: Anggita Putri
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved