Atbah Minta Hidupkan Sholat Berjamaah di Masjid

Bupati Sambas Atbah Romin Suhaili meminta agar menghidupkan Sholat Berjamaah di Masjid. Hal itu ia sampaikan pada kegiatan Peringatan Isra Miraj

Atbah Minta Hidupkan Sholat Berjamaah di Masjid
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Bupati Sambas berfoto bersama di kegiatan Peringatan Isra Miraj di Masjid Al Muhtadin Dusun Pauh Desa Merpati, Kamis Malam (4/4/2019). 

Atbah Minta Hidupkan Sholat Berjamaah di Masjid

SAMBAS - Bupati Sambas Atbah Romin Suhaili meminta agar menghidupkan Sholat Berjamaah di Masjid. Hal itu ia sampaikan pada kegiatan Peringatan Isra Miraj di Masjid Al Muhtadin Dusun Pauh Desa Merpati, Kamis Malam (4/4/2019).

Bupati Sambas Atbah Romin Suhaili mengajak ummat muslim menghidupkan sholat berjamaah di Masjid. Menurutnya, dengan momentum Isra Mi'raj 1440 Hijriah adalah moment yang baik untuk mewujudkan itu.

"Sholat berjamaah dimasjid memiliki banyak keutamaan, dibanding sholat sendiri di rumah. Ganjaran pahala berjamaah dimasjid adalah 27 kali lipat pahalanya dibanding di rumah," ujarnya.

Ia menjelaskan, Keutamaan dari sholat berjamaah di masjid adalah lebih menjamin kesempurnaan amalan ibadah.

Baca: Bhabinkamtibmas Bersama Tim Monev Cek Fisik Pembangunan di Desa Setuntung

Baca: Bawaslu Ajak Masyarakat Ikut Awasi, Minimalisir Potensi Penyalahgunaan Surat Suara

Baca: Jelang Pemilu, Polsek Belitang Jalin Kemitraan dan Sinergitas Antara 3 Pilar

Atbah mengatakan, Ketidaksempurnaan beribadah, ketika berjamaah akan saling ditutupi sesama jamaah sholat.

"Sholat sendiri dirumah hanya dapat satu kebaikan pahala, itupun jika dapat, bisa jadi hanya setengah atau tidak. Tetapi jika berjamaah, kekurangan kita insyaAllah ditutupi dari kesempurnaan jamaah yang lain. Sholat kita lebih khusuq, lebih semangat karena dikerjakan di awal waktu dan berjamaah," ungkapnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, dengan dilaksanakannya sholat berjamaah juga akan semakin mempererat silaturahim dan ukhuwah ummat.

Karena sebagaimana diketahui, isra Miraj adalah perjalanan Rasulullah diwaktu malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa dan lanjut menuju Sidratul Muntaha langit yang paling tinggi.

"Ini adalah perjalanan yang istimewa, sekaligus menguji keimanan para shahabat Rasul yang dulunya telah memeluk islam. Bagi mereka yang baik imannya, mereka mempercayai isra miraj itu, dan banyak juga shahabat yang kembali kafir atas kejadian ini," ungkapnya.

"Mereka sulit menerima logika perjalanan Rasul hanya seperempat malam bisa menuju masjidil Aqsa, apalagi menuju langit Allah. Ini bukanlah hal yang mustahil, karena Allah yang telah memperjalankan Rasul," sambungnya.

Karena sebagaimana diketahui,
Isra Miraj adalah moment penting bagi ummat muslim, karena perjalanan Rasul itu tidak sia-sia.

"Allah memperjalankan Rasul Kita, untuk memberikan perintah langsung sholat. Karenanya sholat adalah amalan yang penting. Amalan lain tidak kalah pentingnya, hanya saja, sholat langsung diterima Rasulullah dari Allah Subhanahu Wa Ta Ala. Amalan lain, tidak langsung, melainkan melalui Wahyu Allah," tutupnya.

Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved