MUI Ketapang Siap Ikut Jaga Keamanan dan Kedamaian Jelang Pelaksanaan Pemilu

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Ketapang, KH. Moh. Faisol Maksum mengatakan jika pihaknya siap bertanggung jawab dalam menjaga keamanan

MUI Ketapang Siap Ikut Jaga Keamanan dan Kedamaian Jelang Pelaksanaan Pemilu
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Nur Imam Satria
Foto Bersama Kapolres Ketapang, AKBP Yury Nurhidayat beserta jajaran dan dengan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ketapang, KH. Moh. Faisol Maksum beserta rombongan. Pada acara pelepasan tim dalam rangka kegiatan Silaturahmi Kebangsaan yang digelar di seluruh Kecamatan di Kabupaten Ketapang. Senin (08/04). 

MUI Ketapang Siap Ikut Jaga Keamanan dan Kedamaian Jelang Pelaksanaan Pemilu

KETAPANG - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Ketapang, KH. Moh. Faisol Maksum mengatakan jika pihaknya siap bertanggung jawab dalam menjaga keamanan dan kedamaian menjelang pelaksanaan Pemilu 2019 khususnya di Kabupaten Ketapang.

Hal tersebut disampaikannya saat acara pelepasan rombongan tim dari Polres Ketapang dan MUI Ketapang dalam acara Silaturahmi Kebangsaan dalam rangka mensosialisasikan Pemilu 2019 yang aman, damai dan sejuk dihampir seluruh Kecamatan di Kabupaten Ketapang. Senin (08/04/2019).

Menurut Faisol, Pemilu sendiri merupakan pesta demokrasi tertinggi untuk rakyat yang harus dijaga bersama-sama. Dan sebisa mungkin untuk mencegah dan menghindari hal-hal yang tidak diinginkan ketika hari pelaksanaan hingga selesai nanti.

"Sehingga apa yang dapat menghambat pelaksanaan pemilu kita semua seluruh komponen masyarakat termasuk kita dari ulama MUI bertanggung jawab untuk mengamankan dan mendamaikan pelaksanaan pemilu nanti. Untuk itu kita turun ke Kecamatan untuk Pemilu damai di seluruh Ketapang," tutur Faisol.

Baca: Bawaslu Masih Telusuri Dugaan Pelanggaran Kampanye Caleg DPRD Ketapang dari Fraksi PDIP

Baca: Polres Ketapang Gandeng MUI Gelar Silaturahmi Kebangsaan Ciptakan Pemilu Damai

Sebelum melanjutkan perjalanannya, Faisol berharap dengan adanya Silaturahmi Kebangsaan ini nantinya masyarakat lebih memahami rasa Kebangsaan dan cinta kepada tanah air. Karena menurutnya cinta tanah air merupakan sebagian dari iman.

"Jangan sampai cinta tanah air ini dirusak dengan pesta demokrasi yang sifatnyat sesaat. Jadi kami inginkan, NKRI harga mati terus sampai akhir kehidupan kita ini," harap Ketua MUI Ketapang tersebut.

Penulis: Nur Imam Satria
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved