Jadi Tuan Rumah STQ, Irwan: Jadikan Pintu Masuk Ciptakan Bibit ke Tingkat Nasional

Panitia Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) XXV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) menyelenggarakan Ekpose STQ XXV Tingkat Kalbar

Jadi Tuan Rumah STQ, Irwan: Jadikan Pintu Masuk Ciptakan Bibit ke Tingkat Nasional
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Panitia Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) XXV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) menyelenggarakan Ekpose STQ XXV Tingkat Kalbar di Balairung Kantor Wali Kota Singkawang, Jalan Firdaus, Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat, Senin (8/4/2019). 

Jadi Tuan Rumah STQ, Irwan: Jadikan Pintu Masuk Ciptakan Bibit ke Tingkat Nasional

SINGKAWANG - Panitia Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) XXV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) menyelenggarakan Ekpose STQ XXV Tingkat Kalbar di Balairung Kantor Wali Kota Singkawang, Jalan Firdaus, Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat, Senin (8/4/2019).

Kota Singkawang menjadi pintu mencapai STQ tingkat nasional mewakili Provinsi Kalbar.

"Ini menjadi perhatian luar biasa, mari kita jadi tuan rumah yang baik, bahwa STQ XXV Kalbar di Singkawang yang menjadi pintu masuk menciptakan bibit yang bisa berlaga ditingkat nasional," kata Wakil Wali Kota Singkawang, Irwan.

Akan ada 14 kabupaten kota se-Kalbar yang berlaga pada STQ XXV tingkat Kalbar di Kota Singkawang.

Malam pembukaan STQ XXV Tingkat Kalbar, kata Irwan, direncanakan pada 27 April 2019 di Stadion Kridasana Singkawang.

"Untuk tempat atau venue kegiatan perlombaan di Stadion Kridasana, Masjid Agung Nurul Islam dan Balairung Kantor Wali Kota Singkawang," tuturnya.

Baca: KTNA Landak Dikukuhkan, Bakal Jadi Mitra Pemerintah

Baca: VIDEO: Panitia Seleksi Tilawatil Quran XXV Tingkat Kalbar Selenggarakan Ekpose

Baca: BPN Siap Sertifikasi 2.700 Bidang Tanah di Sanggau, Gelar Sidang PPL

Baca: STQ XXV Tingkat Provinsi Kalbar di Singkawang Jadi Pintu ke Tingkat Nasional, Sistem Dibuat Beda

Sementara itu Koordinator Bidang Mushabaqa dan Oerhakiman LPTQ Kalbar, Muhammad Azman mengatakan cabang-cabang yang dilombakan terdiri cabang tilawah sebanyak dua golongan kategori anak-anak dan dewasa.

"Sedangkan cabang Tahfiz terdiri lima golongan yang diperlombakan," katanya.

Kemudian kategori ketiga yaitu tafsir Al-Qur'an. Ia mengakui peserta tafsir Al-Qur'an memang langka dan belum ada yang mendaftar.

"Sedangkan yang keempat menghafal hadis," tuturnya.

Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved