Motor Mogok dan Terbakar di Tepi Jalan, Pemiliknya Langsung Terjun Parit

Seorang pria terjun ke parit Sungai Jawi di Jalan Hasanudin, Pontianak Barat, depan toko Columbus

Motor Mogok dan Terbakar di Tepi Jalan, Pemiliknya Langsung Terjun Parit
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Screenshoot video motor yang terbakar di Jalan Kom Yos Sudarso, Sabtu (23/2/2019). 

Motor Mogok dan Terbakar di Tepi Jalan, Pemiliknya Langsung Terjun Parit

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Seorang pria terjun ke parit Sungai Jawi di Jalan Hasanudin, Pontianak Barat, depan toko Columbus, sembari membawa sebuah ember tanpa pikir dua kali, Sabtu (6/4/2019) sekira pukul 14.30 siang WIB.

Terjun nya pria tersebut bukan hanya iseng lantaran tak ada kerjaan, namun karena ia panik melihat motor Suzuki Thunder warna biru yang dikendarainya sedang terbakar di tepi jalan.

Ia harus masuk ke parit dan menimba air pakai ember dibantu waga sekitar untuk menyiram motornya.

Saksi mata, Madin (52), mengatakan terbakarnya motor tersebut hanya berjarak lebih kurang satu meter dari gerobak dagangannya.

Baca: ZODIAK Hari Ini Minggu 7 April 2019, Petualangan untuk Gemini, Sesuatu Berbeda Menghampiri Libra

Baca: Mengharukan! Potret Keluarga Besar SBY Saling Support Untuk Kesembuhan Ani Yudhoyono dari Kanker

Baca: BPBD Mempawah Catat 208,75 Hektare Hutan dan Lahan Terbakar, Ini Rinciannya

Madin setiap hari berjualan es kelapa di tepi Jalan Hasanudin, saat itu ia ketakutan dan panik melihat kebakaran itu begitu dekat dengan gerobak dagangannya.

"Takut saya menyambar dagangan saya, orang-orang awalnya tidak ada yang berani dekat, gerobak tak sempat saya pindah isinya yang saya larikan ke menjauh," tuturnya.

Madin menjelaskan pertama kali ia melihat pegendara motor itu mendorong motornya dari arah Jalan Merdeka kemudian menepikannya ke Jalan Hasanudin sembari membawa sebuah jerigen.

"Motor itu didorongnya, mungkin mai antre bensin dia soalnya bawa jerigen satu, ditepikannya dekat sini, dia coba menghidupkan tidak hidup-hidup, tidak lama lalu terbakar," ujarnya.

Pertama orang lari semua takut kena sambar api kata dia, kemudian ada seorang karyawan Columbus mengambil air. Orang seberang parit juga berlari datang membawa air untuk menyiramnya.

Halaman
12
Penulis: Ya'M Nurul Anshory
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved