Kalbar 24 Jam
Kalbar 24 Jam - FPI Kalbar, Penipuan UMKM & KUR, hingga Kebakaran di Kota Baru Tewaskan Pria Lansia
Ia disitu hanyalah mengontrak, sementara anaknya sedang bekerja, dan hanya sekali-sekali datang untuk mengantar makanan.
Penulis: Dhita Mutiasari | Editor: Dhita Mutiasari
Kalbar 24 Jam - FPI Kalbar, Penipuan UMKM & KUR, hingga Kebakaran di Kota Baru Tewaskan Pria Lansia
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Beragam informasi, peristiwa dan kejadian menarik mewarnai Kalimantan Barat (Kalbar) dalam kurun waktu 24 jam terakhir di awal April sejak Jumat (5/4/2019)
Nah, apa saja informasi dan peristiwa populer tersebut.
Berikut tribunpontianak.co.id merangkumnya, Sabtu (6/4/2019) pagi.
1. TERJAWAB Sudah, FPI Kalbar Ungkap Nama Ustadz Pencermah di Video Viral Acara Singkawang Bersholawat

Sempat jadai polemik, video viral terkait konten ceramah menyambut Isra Miraj, bertajuk: Singkawang Bersholawat, di Halaman Stadion Kridasana, Kota Singkawang, akhirnya terjawab sudah.
Sebelumnya, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) FPI Kota Singkawang melalui Muhammad Bilal yang membantah FPI terlibat dalam acara Singkawang Bersholawat.
Namun Imam Daerah Front Pembela Islam (FPI) Kalimantan Barat Habib M Iskandar Alqadri meluruskan hal tersebut.
Habib M Iskandar Alqadri mengatakan orang yang berada di video viral tersebut adalah anggotanya.
Tercatat sebagai anggota FPI Kecamatan Pontianak Barat, Kota Pontianak, Kalbar.
Acara Singkawang Bersholawat digelar, Jumat (29/3/2019) pekan lalu.
Dua hari kemudian video diduga terkait acara tersebut viral di dunia maya.
Ketua Bawaslu Kalbar, Ruhermansyah menerangkan pihaknya akan melakukan pemanggilan pada kasus ceramah di Singkawang yang viral. BACA SELENGKAPNYA......
2. Korbannya Ratusan Orang, Penipuan UMKM dan KUR Beromzet Puluhan Juta Terungkap

Seorang pria bernama Suryadi (44) diamankan oleh emak-emak yang merupakan nasabahnya, karena merasa ditipu.
Ia kemudian dilaporkan dan langsung ditahan di Mapolsek Pontianak Barat atas dugaan penipuan terhadap ratusan orang nasabah di wilayah Kecamatan Pontianak Barat.
Saat di wawancara di sel tahanan Polsek Pontianak Barat Suryadi menceritakan awalnya ia bertemu dengan sepupunya bernama Ferdi pada akhir Desember 2018 lalu.
Baca: Perempuan Pra Sejahtera Terbantu Program Pembiayaan PNM Mekaar
Baca: Pembiayaan Ultra Mikro Perempuan Pra Sejahtera Capai Rp 7 T, PNM Pontianak Gelar Sosialisasi
Ferdi yang sudah lama tidak ditemuinya mengaku bekerja sebagai karyawan salah satu bank dan tiba-tiba menawarkan kerjasama menggiurkan kepadanya.
"Dia menyuruh saya mengumpulkan nasabah untuk kredit usaha rakyat (KUR) dan program dana UMKM, jika saya mendapatkan sepuluh orang nasabah dia janjikan komisi Rp. 300 ribu," ujarnya Jumat (5/4/2019).
Suryadi mengatakan dia sudah mendapatkan sekitar 10 kelompok yang sudah menyetor uang administrasi untuk program dana UMKM. Setiap kelompok kata dia, terdiri dari sepuluh orang.
"Setoran administrasi mereka bervariasi, ada yang Rp. 100 ribu bahkan lebih, biasanya yang dimintai lebih itu syaratnya tidak lengkap, itu tergantung Ferdi lagi," katanya.
Untuk syarat sendiri, Suryadi hanya diperintahkan oleh Ferdi meminta nasabahnya mengumpulkan fotocopy Kartu Keluarga, KTP dan Surat Nikah.BACA SELENGKAPNYA......
3. Pembangunan Perumahan Subsidi PH Adhyaksa Residence Dimulai

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kalimantan Barat Baginda Polin Lumban Gaol bersama Bupati Sanggau, Paolus Hadi meletakan batu pertama pembangunan rumah subsidi dengan desain minimalis di Sanggau Permai, Kabupaten Sanggau, Kamis (4/4/2019). Perumahan subsidi tersebut diberi nama PH Adhyaksa Residence
Hadir juga Ketua Real Estate Indonesia (REI) Provinsi Kalbar, Muhamad Isnaini,
Kajari Sanggau, M Idris F Sihite, Waka Polres Sanggau, Kompol Dudung Setiyawan, Kepala BPN Sanggau, Yuliana, Para Asisten dan Kabag TU di Lingkungan Kejati Kalbar, Jajaran OPD Sanggau,
Para Kasi dan Kasubag, Jaksa Fungsional dan Tata Usaha di Lingkungan Kejari Sanggau, pihak perbankan dan undangan lainya.
Baca: PSSI Bermasalah, Ternyata Masih Punya Hutang Hingga Miliaran Rupiah Saat Berangkatkan Timnas U-22
Baca: Hadiri HUT Sanggau ke-403, Pangdam Herman : Prajurit Jaga Etika, Jujur dan Tanggungjawab
Bupati Sanggau, Paolus Hadi menyampaikan, Pembangunan Perumahan PH Adhyaksa Residence ini posisinya sangat strategis dan mudah-mudahan kedepan kita bisa mencari tanah atau tempat untuk menambah target pembangunan tersebut.
“Puji Tuhan pada peletakan batu pertama pembangunan perumahan PH Adhyaksa Residence ini bertepatan dengan Hari Jadi ke-403 Kota Sanggau, ”katanya. BACA SELENGKAPNYA......
4. Kecewa Bonus Tak Cair, Atlet Ancam Bantu Daerah Lain di Porprov Selanjutnya

Para atlet Ketapang yang peraih medali pada Porprov 2018 kemarin hingga saat ini masih kecewa, lantaran bonus yang dijanjikan kepada mereka hingga kini belum juga dicairkan.
Bonus yang sebelumnya dijanjikan akan dicairkan setelah pagelaran Porprov tersebut berakhir, namun hingga saat ini belum ada kejelasan.
Satu diantara atlet penerima medali dari Cabor Taekwondo, Rizky mengaku dirinya berencana membantu daerah lain dalam pagelaran Porprov selanjutnya lantaran dirinya kecewa hingga kini bonus yang dijanjikan tak kunjung dicairkan.
Baca: Sekda Zakaria: Raih Predikat WTP Tidak Mudah
Baca: VIDEO: Kisah Cicak Buaya Belum Selesai by Simponi. Simak Liriknya Disini
"Saya dapat medali perak, kalau dapat perak itu tadinya dijanjikan akan mendapat bonus uang tunai sebesar Rp 7.500.000. sedangkan didaerah lain sudah dibayarkan, mending saya ikut daerah lain kalau seperti ini jadinya," ujar Rizky saat ditemui, Jumat (5/4/2019).
Untuk itu Rizky berharap, pihak-pihak yang menjanjikan bonus tersebut baik dari KONI maupun Pemerintah Ketapang dapat segera membuktikan janji-janji yang telah diucapkannya didepan seluruh atlet Ketapang sebelum berangkat menuju Pontianak untuk mengikuti Porprov 2018 kemarin. BACA SELENGKAPNYA......
5. Pria Paruh Baya di Singkawang Ditemukan Tak Bernyawa, Kepala Telungkup di Bak Kamar Mandi

Pria paruh baya di Jalan Kalimantan depan Gereja GSRI, Kelurahan Condong, Kecamatan Singkawang Tengah ditemukan dalam keadaan tak bernyawa, Jumat (5/4/2019)) sekitar pukul 15.30 wib.
"Korban bernama Tjin Djung Liong (73)," kata Kanit 3 Spkt Polres Singkawang melalui Kapolres Singkawang, AKBP Raymond M Masengi.
Korban ditemukan menantunya Tjong Vensianty (32) dibantu masyarakat dengan cara mendobrak rumah korban yang dalam kondisi terkunci.
Baca: Pria Paruh Baya di Singkawang Ditemukan Tak Bernyawa, Kepala Telungkup di Bak Kamar Mandi
Baca: Deddy Corbuizer Vs Boy William Adu Jawab Cepat di Hitam Putih, Keduanya Ngos-ngosan, Siapa Unggul?
Sekitar pukul 14.30 WIB, menantu korban menelpon korban namun tidak diangkat, padahal pagi hari masih mengangkat telpon dari menantunya.
Karena merasa curiga menantunya mengecek ke rumah korban di Jalan Kalimantan depan Gereja GSRI, namun rumahnya terkunci dari dalam.BACA SELENGKAPNYA......
6. Kebakaran di Kota Baru, Seorang Pria Lanjut Usia Tewas Terpanggang

Seorang pria lanjut usia bernama Ramli yang sedang sakit lumpuh tewas terpanggang api saat kebakaran melanda rumahnya di Gang Kurnia, Jalan Harapan Jaya, Kota Baru, Pontianak, Jumat (5/4/2019) sekira pukul 22.00 WIB.
Dalam peristiwa kebakaran itu satu unit bangunan hangus menjadi puing-puing akibat amukan si jago merah.
Saksi mata, Rumayah (36) mengaku sebagai tetangga korban mengatakan korban memang sudah lama sakit-sakitan dan mengalami lumpuh.
Baca: KRONOLOGI Kebakaran di Kota Baru Hingga Korban Tewas Terpanggang! Pampers Masih Melekat di Badan
Baca: Kebakaran Kota Baru Tewaskan Satu Orang, Ketua RT dan Pemilik Bangunan Beri Keterangan
Baca: Herlan Syok Musibah Kebakaran Renggut Nyawa Ayahnya, Kapolresta : Kami Lakukan Pendalaman
Korban tak bisa menyelamatkan diri saat kobaran api melahap rumahnya sebab ia tak bisa bergerak.
Ia disitu hanyalah mengontrak, sementara anaknya sedang bekerja, dan hanya sekali-sekali datang untuk mengantar makanan.
"Korban biasa dipanggil Ramli, dia memang sudah lama sakit lumpuh, dia tinggal sendiri, anaknya ada laki-laki biasa datang hanya sekali-sekali mengantar makanan," tuturnya.
Saat peristiwa kebakaran itu, petugas kebakaran sempat kalap lantaran tidak bisa menuju ke lokasi kejadian.
Lokasi kebakaran yang berada di jalan sempit membuat petugas kesulitan mencari dan api sudah padam sebelum petugas datang.BACA SELENGKAPNYA......
Yuk Follow Akun Instagram tribunpontianak: