Ramlana: Pelaku Pembakar Hutan dan Lahan dapat Dikenakan Pasal Berlapis

Jangan dibiarkan karena itu bisa membuat kebakaran menjadi semakin meluas dan semakin sulit pula memadamkannya

Ramlana: Pelaku Pembakar Hutan dan Lahan dapat Dikenakan Pasal Berlapis
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ DAVID NURFIANTO
Bupati Mempawah, H Gusti Ramlana saat diwawancarai, Jumat (5/4/2019). 

Ramlana: Pelaku Pembakar Hutan dan Lahan dapat Dikenakan Pasal Berlapis

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Bupati Mempawah H. Gusti Ramlana mengingatkan bahwa pelaku pembakar hutan dan lahan dapat dikenakan pasal berlapis. Karena melakukan tindak pidana dengan ancaman hukuman penjara hingga belasan tahun dan denda miliaran rupiah.

"Menyangkut larangan membakar hutan dan lahan, negara secara tegas sudah mengaturnya dalam pasal 187 KUHP pasal 188 KUHP, pasal 78 ayat 3 Undang-Undang (UU) Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan, serta Pasal 108 UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup," jelas Ramlana, Jumat, (5/4/2019).

Baca: Jalani Prosesi Timbang Badan, Ini Penampilan Ari Agustian dan Lawanya Suntorn Panhom

Baca: Pria Paruh Baya di Singkawang Ditemukan Tak Bernyawa, Kepala Telungkup di Bak Kamar Mandi

Selain itu, Ia juga meminta kepada masyarakat ppabila terjadi karhutla, hendaklah segera melaporkannya kepada aparat RT dan RW atau tokoh masyarakat setempat.

"Jangan dibiarkan karena itu bisa membuat kebakaran menjadi semakin meluas dan semakin sulit pula memadamkannya," ungkap Ramlana.

Tak hanya itu, Bupati menegaskan para camat dan perangkat desa juga harus selalu berkoordinasi dengan Polsek setempat.

"Apabila mengetahui ada orang yang dengan sengaja membakar lahannya, serta memenuhi unsur pelanggaran pidana untuk aktifitas bercocok tanam. Kita imbau untuk segera melapor ke Polsek atau pejabat setempat," pungkas Ramlana.

Penulis: David Nurfianto (DAP)
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved