Porgram PNM Mekaar Capai 4,4 Juta Nasabah, Bikin Keluarga Sejahtera

"Nasabah kami sudah cukup banyak, komitmen kami di tahun 2019 ini nasabah menjadi lebih sejahtera," kata Yoke

Porgram PNM Mekaar Capai 4,4 Juta Nasabah,  Bikin Keluarga Sejahtera
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ANGGITA PUTRI
Foto bersama anggota Komisi XI DPR RI Michael G Jeno (tengah), Kepala kantor wilayah dirjen berbendaharaan kementerian keuangan Edward U Parlagutan ( kiri), Pemimpin Cabang PNM Hengki Taniardy (kanan) saat Sosialisasi Pembiayaan Ultra Mikro Sinergi Pembiayaan Ultra Mikro Dalam Mengangkat Perekonomian Rakyat di Wisma Jeruju, Pontianak Barat, jumat (5/4/2019). 

Laporan Wartawan tribun Pontianak, Anggita Putri

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, TRIBUN - KPI Divisi Mekaar Wilayah II, Yoke Paramita, mengatakan PNM merupakan Badan Usaha Milik Negara bertujuan membangun negeri dengan cara memperkenalkan Program PNM Mekaar untuk pembiayaan nasabah prasejahtera, dan yang menjadi anggotanya adalah ibu-ibu.

“Komitmen PNM adalah meningkatkan kesejahteraan ibu-ibu agar lebih sejahtera,” tukasnya usai kegiatan sosialisasi Pembiayaan Ultra Mikro kepada masyarakat di Kota Pontianak di Wisma Jeruju, Pontianak Barat, Jumat (5/4/2019).

Yoke mengatakan, program PNM Mekaar sudah ada sejak akhir November 2015 dan sudah berjalan tiga tahun dengan jumlah 4,4 juta nasabah dari 1.770 cabang untuk 30 provinsi.

"Nasabah kami sudah cukup banyak, komitmen kami di tahun 2019 ini nasabah menjadi lebih sejahtera. Jadi yang platformnya dari Rp 2 juta bisa naik kelas ke Rp 3 juta, Rp 4 juta, Rp 5 juta dan berjenjang usahanya. Dan kemampuan bayar juga meningkat,” ujaf Yuke usai sosialisasi.

Baca: Pembiayaan Ultra Mikro Perempuan Pra Sejahtera Capai Rp 7 T, PNM Pontianak Gelar Sosialisasi

Baca: Kecewa Bonus Tak Cair, Atlet Ancam Bantu Daerah Lain di Porprov Selanjutnya

Ia menyampaikan, target PNM di tahun 2019 ada enam juta nasabah, tahun sebelumnya empat juta nasabah dan pada tahun ini ada peningkatan sekitar dua juta nasabah.

"Insya Allah bisa tercapai, karena kami sudah tiga tahun berturut-turut tercapai. Melalui sosialisasi ini keinginan dari ibu -ibu adalah platformnya meningkat, jangan sedikit. Kalau bisa jangan cuma naik Rp 1 juta. Kalau bisa langsung banyak,” tutur Yoke.

Namun, menurutnya PNM juga akan hati-hati dalam menyalurkan pembiayaan dan pembiayaan
juga harus berkualitas. Jadi ada yang namanya disiplin proses.

"Harapan nasabah bisa minjam langsung Rp 2 juta, tapi ini tetap kami proses . Kalau nasabah itu layak untuk dibiayai lebih, pasti kami biayai. Tapi untuk PMN Mekaar persetujuannya ada di kelompok. Kalau dikelompoknya ada yang tidak setuju naik plafon, nggak akan kita proses ," pungkasnya.

Penulis: Anggita Putri
Editor: Didit Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved