Kabar Terbaru! Mantan Ketum DPP PPP Romahurmuziy Sakit Infeksi Saluran Pencernaan Bawah

Tim dokter menganjurkan agar Romahurmuziy dirawat di RS Polri untuk menjalani pemeriksaan kolonoskopi.

Kabar Terbaru! Mantan Ketum DPP PPP Romahurmuziy Sakit Infeksi Saluran Pencernaan Bawah
ANTARA FOTO/RENO ESNIR
Tersangka kasus dugaan suap seleksi pengisian jabatan di Kemenag, Romahurmuziy (tengah) bersama tersangka pemilik PT Jasa Promix Nusantara dan PT Secilia Putri, Sibron Azis (kiri) berjalan untuk menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (22/3/2019). Romahurmuziy diperiksa perdana sebagai tersangka terkait kasus dugaan suap seleksi pengisian jabatan di Kementerian Agama dan Sibron diperiksa sebagai tersangka terkait kasus dugaan korupsi proyek infrastruktur pada Dinas PUPR Kabupaten Mesuji. 

Kabar Terbaru! Mantan Ketum DPP PPP Romahurmuziy Sakit Infeksi Saluran Pencernaan Bawah

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Kepala RS Polri Kramat Jati, Brigjen Pol Musyafak, mengungkap tersangka kasus suap jual beli jabatan di Kementerian Agama M Romahurmuziy alias Rommy mengalami sakit saluran pencernaan.

Ia menjelaskan mantan Ketua Umum PPP itu mengeluhkan sakit saat buang air besar dan mengeluarkan darah sejak Jumat (29/3/2019) lalu.

KPK pun merujuk Romahurmuziy ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

"Memang benar Bapak Rommy sejak Jumat minggu lalu diminta oleh KPK untuk melakukan pemeriksaan kesehatan. Hasil dari pemeriksaan atas keluhannya yaitu saat buang air besar ada pendarahan," ujar Musyafak, di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (5/4/2019).

Kepala Rumah Sakit Polri Kramat Jati Brigjen Musyafak menyampaikan keterangan terkait kondisi Kapolsek Ciracas yang dirawat di <a href='https://pontianak.tribunnews.com/tag/rs-polri' title='RS Polri'>RS Polri</a> Kramat Jati, Kamis (13/12/2018).

Kepala Rumah Sakit Polri Kramat Jati Brigjen Musyafak menyampaikan keterangan terkait kondisi Kapolsek Ciracas yang dirawat di RS Polri Kramat Jati, Kamis (13/12/2018). (WARTA KOTA/JOKO SUPRIYANTO)

Baca: UPDATE FAKTA Kasus Mayat dalam Koper di Blitar, Polisi Duga Motif Asmara Jadi Sebab

Baca: LIVE Streaming Semifinal Piala Presiden 2019, 20 Menit Berjalan, Arema FC Gandakan Keunggulan

Baca: Perdana Menteri Mahathir Mohamad Berencana Jual Aset Pemerintah Malaysia Untuk Bayar Utang Negara

Dari hasil pemeriksaan, awalnya Romahurmuziy tidak perlu menjalani rawat inap sehingga yang bersangkutan dibawa kembali ke Rutan KPK.

Namun, empat hari berselang Romahurmuziy kembali dibawa ke RS Polri atas keluhan yang sama, Selasa (2/4/2019).

Kemudian, tim dokter menganjurkan agar Romahurmuziy dirawat di RS Polri untuk menjalani pemeriksaan kolonoskopi.

Halaman
123
Editor: Rizky Prabowo Rahino
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved