Indonesia Lawyers Club

ILC : Anggap Buka Ruang Pembelian Suara, Maman Abdurrahman Tegaskan Perlu Evaluasi Sistem Pemilu

Kasus OTT seperti ini bisa terjadi kepada siapapun, bukan hanya seorang Bowo Sidik Pangarso alias BSP.

ILC : Anggap Buka Ruang Pembelian Suara, Maman Abdurrahman Tegaskan Perlu Evaluasi Sistem Pemilu
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ALFON PARDOSI
Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar Maman Abdurrahman 

Di satu sisi, kedewasaan politik masyarakat belum sepenuhnya sama. Maman berharap Bawaslu dan KPK bisa turut andil meng-endorse evaluasi sistem Pemilu Indonesia dalam konteks pencegahan. 

"Sampai kapanpun, jika sistem pemilu seperti ini masih banyak lagi. Saya yakin gak akan mungkin hilang yang namanya vote buying, serangan fajar, serangan dhuha, serangan Maghrib, Isya atau siang," tegas Maman. 

Maman Abdurrahman mengapresiasi langkah KPK sebagai bagian memberikan shock therapy kepada semua calon legislatif (caleg) yang ada di Indonesia bahwa mulai hari ini harus kedepankan ide dan gagasan dalam bertarung.

Ia mengajak para caleg benar-benar menggunakan kualitas diri.

Caleg-caleg juga harus mampu mengedukasi masyarakat bahwa masa depan bangsa ke depan ditentukan oleh pilihan mereka, bukan oleh duit.

Baca: Kalteng Putra Vs Arema FC, Strategi Khusus Singo Edan Menuju Final Piala Presiden 2019

Baca: Vois Waspadai Jambore dan Meteor KU -16

Baca: HASIL Chelsea Vs Brighton 3-0, Callum Hudson-Odoi Starting dan Bikin Assist, Diyakini Bakal Sukses

"Caleg-caleg tidak boleh terlibat dengan praktek seperti ni. Perlu ada kesadaran bersama. Mau turun lapangan memang capek. Tapi, inilah sejatinya. Pertanyaannya adalah apakah caleg-caleg di Indonesia siap dengan keadaan ini," ujar Maman.

Di sisi lain, vote buying tidak bisa disalahkan hanya kepada Caleg saja.

Jika rakyat berani menolak dan berani katakan tidak mau menerima, pasti tidak akan terjadi vote buying.

"Artinya ada kedua belah pihak mau saling memberi dan menerima. Sekarang saatnya kita sudahi. Masyarakat betul-betul gunakan hati nurani memilih siapapun wakil rakyat ke depan. Sudah saatnya rakyat berhak mendapatkan yang terbaik untuk mewakili aspirasi mereka ke depan," paparnya. 

Ke depan, Maman Abdurrahman menyuarakan perlu ada restrukturisasi secara menyeluruh terkait sistem Pemilu, Undang-Undang partai politik dan segala hal terkait sistem berdemokrasi di Indonesia. 

Halaman
1234
Penulis: Rizky Prabowo Rahino
Editor: Rizky Prabowo Rahino
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved