Program Literasi Produk Keuangan Perlu Disampaikan Pada Anak-anak di Perbatasan

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kalbar bersama Dinas Pendidikan mendukung penuh tingkat literasi dari program menabung

Program Literasi Produk Keuangan Perlu Disampaikan Pada Anak-anak di Perbatasan
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
OJK 

Program Literasi Produk Keuangan Perlu Disampaikan Pada Anak-anak di Perbatasan

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kalbar bersama Dinas Pendidikan mendukung penuh tingkat literasi dari program menabung sejak dini, Rabu (3/4/2019).

"Bagi generasi muda dini yang akan merasakan masa depan dan generasi saat ini yang sering kita sebut generasi Milenial, perlunya pengenalan terhadap tabungan masa depan guna mencetak generasi yang peduli akan kemajuan teknologi serta penerapan karakter diri menjadi lebih baik," ujar Kepala OJK Kalbar, Moch Riezky F Purnomo.

Seperti dikatakannya, pentingnya suatu literasi menjadi pendukung bagi orangtua agar selalu memperhatikan anak-anaknya untuk mendukung tumbuh kembang dan perlindungan seperti yang sudah tertera dalam undang-undang tentang perlindungan anak.

Baca: Best Partner Education Berikan Informasi Kuliah Ke Soldbrige International School Of Business Korea

Baca: Buntut Video Viral Singkawang Bersholawat TKD Jokowi Datangi Polda Kalbar! Sebut Penumpang Gelap

Baca: Pengawasan Pemilu partisipatif, Amirudin: Minta Seluruh Elemen Berpatisipasi Aktif

"Banyak program yang bisa kita dukung dan upayakan, seperti program perbankan dan juga asuransi untuk menyimpan tabungan bagi anak, serta mengajarkan anak pentingnya menabung untuk kebutuhan di masa depan.

Pemahaman literasi yang sudah dilakukan baik dari perbankan ataupun asuransi terutama yang berada di daerah Kalbar tentu menjadi hal utama untuk terus mendorong masyarakat bisa merasakan masa depan yang lebih baik dengan kehidupan yang sederhana.

Adapun target yang disasar melalui program-program perbankan dan asuransi saat ini adalah generasi muda untuk terus menabung dan memahami produk keuangan melalui literasi.

"Target kita di 3019 75 persen itu literasi. OJK Kalbar sudah merencanakan dan mengaplikasikan langsung secara bertahap melalui sosialisasi yang bekerjasama dengan aparat Sipil Negera," paparnya.

Selain itu tujuan OJK saat ini dalam proses literasi keuangan terhadap generasi muda baik dari tingkat SD hingga mahasiswa yaitu yang berada di daerah-daerah.

"Tujuan ini untuk meningkatkan pengetahuan terhadap literasi keuangan dan membantu mengenalkan produk-produk keuangan yang selama ini ada di Kalbar agar semakin memajukan pengetahuan pemahaman keuangan bagi generasi Milenial, baik dalam bidang apapun," ujarnya.

Riezky sendiri menyebutkan, pengenalan produk keuangan seperti asuransi saat ini lagi gencar-gencarnya diperkenalkan dengan masyarakat baik di perkotaan ataupun diaderah dan khususnya diperbatasan.

"Mereka perlu dan berhak tau akan jenis, produk, serta pengetahuan tentang keuangan untuk menambah pengetahuan mereka di masa depan," tambahnya.

Sedangkan, Kabid Pembinaan Tenaga Pendidik dan Pendidikan dari Dinas Pendidikan, Burhansyah juga menyampaikan bahwa edukasi literasi bagi anak-anak juga sangat penting. Hal ini berguna untuk menyiapkan investasi jangka panjang seperti biaya sekolah dan kuliah.

"Program peningkatan Literasi yang pernah disampaikan oleh OJK bagi generasi muda itu memang sangat penting. Kita mengajarkan bagaimana caranya hidup sederhana, baik itu menabung ataupun beramal seperti bersalah, tentu ini akan melatih kualitas pribadi diri seorang anak," sebutnya.

Dengan tingkat literasi, banyak diharapkan seorang anak bukan tampil dengan hedonisme atau materialistis. Akan tetapi mengajarkan dan meningkatkan kualitas intelektual serta karakter sejak dini.

Penulis: Maudy Asri Gita Utami
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved