Kembali Bertarung di Kejuaraan Internasional, Harry Harap Ari Agustian Diperhatikan Pemerintah

Ari Agustian (23) pria asal Kota Pontianak kembali bertarung ditinju Internasional Kejuaraan IBF Asia Youth Lightweight

Kembali Bertarung di Kejuaraan Internasional, Harry Harap Ari Agustian Diperhatikan Pemerintah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIDHO PANJI PRADANA
Ari Agustian (23) petinju asal Kota Pontianak bersama tokoh pemuda Pontianak, Harry A Daya dan pemerhati tinju Pontianak, Junai. 

Kembali Bertarung di Kejuaraan Internasional, Harry Harap Ari Agustian Diperhatikan Pemerintah

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Ari Agustian (23) pria asal Kota Pontianak kembali bertarung ditinju Internasional Kejuaraan IBF Asia Youth Lightweight 12 melawan petinju Thailand, Suntorn Panhom yang merupakan juara dari Thailand, Sabtu (06/04/2019) di Jakarta.

Dari 2010 jadi petinju, masuk pelatnas tahun 2012 hingga tahun 2016 dan di 2017 berkarir di tinju profesional, ternyata karir Ari Agustian didasari untuk membantu perekonomian keluarga.

Ari pun mengaku sudah 50 kali bertanding ditinju amati dan baru 1 kali kalah, sedangkan 49 kali menang KO. Sementara dikarir profesional masuk 2017 dan 7 kali naik ring, keseluruhannya menang KO.

Baca: Pemkab Landak Pulihkan Lahan Akses di Kawasan Industri Mandor

Baca: HASIL Malaysia Open Rabu 3 April 2019, Ada 6 Unggulan yang Tersisih pada Hari Pertama

Baca: Jadwal Sholat Kecamatan Sekadau Hulu 3 April 2019

"Saya bertinju karena ada alasan, karena saya mempunyai 6 orang adik, dan rumah masih ngontrak, ekonomi masih lemah, bapak kuli pelabuhan dan ibu penjual sayur, saya harus membiaya adik-adik saya, maka saya harus bertinju terus agar dapat membiayai adik-adik saya, padahal ingin kuliah, tapi semoga nanti dapat diperhatikan, karena telah membawa nama Pontianak dan Kalbar, agar dapat memberikan orang tua saya rumah," kata Ari, Rabu (03/04/2019).

Ari pun mengaku kini terus memantapkan latihan agar dapat memang dan membantu biaya ekonomi keluarganya.

"Untuk saat ini saya memantapkan speed strategi dan pukulan, karena dia lebih tinggi daripada saya, maka saya harus memaksimalkan speed dan pukulan saya dan strategi," tuturnya.

Satu diantara tokoh pemuda Pontianak, Harry A Daya juga berharap pemerintah memperhatikan nasib Ari Agustian.

"Saya harap pemerintah dan masyarakat harus mendukung dan mensupport Ari Agustian sebagai juara dunia yang harus meningkat terus, dalam waktu dekat di tanggal 6 akan bertanding di Jakarta, pertandingan Internasinal dan kita berharap Ari menjadi pemenangnya karena mempunyai semangat yang luar biasa, dalam keterbatasannya Ari tetap ingin menjadi juara," jelasnya.

Harry pun memberikan nasehat dan motivasi agar Ari Agustian terus semangat agar semua cita-cita akan tercapai.

"Walaupun kurang diperhatikan dan berangkat dengan biaya sendiri, namun tetap berjuang semoga pemerintah dapat memperhatikan petinju muda Kalbar. Kita doakan jadi pemenang membawa nama Kalbar dan Pontianak," pungkasnya. (dho)

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved