Pilpres 2019

Buntut Video Viral 'Singkawang Bersholawat' TKD Jokowi Datangi Polda Kalbar! Sebut 'Penumpang Gelap'

Namun rencana itu urung, lantaran kepolisian mengarahkan untuk menunggu proses penyelidikan yang tengah dilakukan Sentra Gakkumdu Singkawang.

Buntut Video Viral 'Singkawang Bersholawat' TKD Jokowi Datangi Polda Kalbar! Sebut 'Penumpang Gelap'
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ YOUTUBE
Andrew Yuen, Sekretariat Tim Kampanye Daerah (TKD) Kalimantan Barat. 

Buntut Video Viral 'Singkawang Bersholawat' TKD Jokowi Datangi Polda Kalbar! Sebut 'Penumpang Gelap'

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Kepala Sekretariat Tim Kampanye Daerah (TKD) Kalimantan Barat, calon presiden nomor urut 01, Jokowi-Ma'ruf, Andrew Yuen, mendatangi Direktorat Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Kalbar, Selasa (2/4/2019) kemarin.

Awalnya, kedatangan tesebut bertujuan membuat laporan terkait konten ceramah dalam acara peringatan Isra Miraj, bertajuk: Singkawang Bersholawat, di Halaman Stadion Kridasana, Kota Singkawang, Minggu (31/3/2019) lalu.

Namun rencana itu urung, lantaran kepolisian mengarahkan untuk menunggu proses penyelidikan yang tengah dilakukan Sentra Gakkumdu Singkawang.

Baca: FPI Singkawang Angkat Suara dan Ungkap Fakta Soal Video Viral Ceramah di Stadion Kridasana

Baca: Deretan Idola K-Pop Berdarah Blasteran, Diantaranya Kamu Bakal Gak Nyangka Banget!

Dia pun kemudian mendatangi Bawaslu Kalbar untuk menanyakan proses aktual penyelidikan.

Yuen mensinyalir, ada 'penumpang gelap' yang bertujuan menciderai pesta demokrasi, agar tak berjalan kondusif.

Menurut dia, ini bukan hanya merugikan capres 01, tapi juga capres 02 dan seluruh masyarakat Kalbar.

"Saya percaya, kami (tim kampanye 01 dan 02) tidak akan mengkhianati komitmen bersama untuk menciptakan pemilu damai," kata Yuen, dikutip dari Kompas.com.

Namun, dia menyesalkan ceramah agama yang harusnya mengajak orang untuk berbuat baik malah terkesan menghasut dan mengandung ujaran kebencian.

"Ini sudah mengoyak-ngoyak adab kita sebagai manusia," ujar dia.

Halaman
1234
Editor: Marlen Sitinjak
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved