Penemuan Mayat

Hidup Sebatang Kara, Pria 70 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia di Dalam Kelambu

Warga Desa Sungai Besar, Kecamatan Matan Hilir Selatan, Kabupaten Ketapang digegerkan dengan penemuan mayat...

Hidup Sebatang Kara, Pria 70 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia di Dalam Kelambu
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Seorang pria bernama Sarimin (70) warga Dusun Kanalisasi, Desa Sungai Besar, Kecamatan Matan Hilir Selatan ditemukan meninggal dunia di rumahnya. 

Hidup Sebatang Kara, Pria 70 Tahun Ditemukan Meninggal di Dalam Kelambu

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Warga Desa Sungai Besar, Kecamatan Matan Hilir Selatan, Kabupaten Ketapang digegerkan dengan penemuan mayat di sebuah rumah pada Selasa (02/04/2019) sekitar pukul 09.15 Wib.

Diketahui mayat tersebut bernama Sarimin (70) warga Dusun Kanalisasi, Desa Sungai Besar, Kecamatan Matan Hilir Selatan yang meninggal didalam rumahnya sendiri.

Saat dikonfirmasi Kapolsek Matan Hilir Selatan, Iptu Sabariman membenarkan kejadian tersebut. Setelah mendapat laporan dari warga, pihaknya langsung mendatangi rumah korban.

"Jadi pada pukul 09.00 Wib pagi tadi, seorang saksi Rio (37) sedang menuju mencari rumput," ungkap Kapolsek.

Baca: Driver Ojol Pontianak Tewas Terlindas Truk Tronton, Begini Kronologinya

Baca: Gelapkan Uang Koperasi Rp 800 Juta untuk Judi, SD Tercatat Sebagai Caleg PSI

Saat melewati rumah korban, saksi Rio yang mengaku mencium aroma menyengat lantas menanyakan ke tiga orang temannya yaitu Agun, Utang dan Yuyun. 

"Karena Rio dan temannya mencurigai bau berasal dari rumah korban, kemudian bersama-sama mengecek dan mengintip ke rumah korban dari jendela," jelasnya.

Rasa penasaran Ria bersama temannya pun terjawan setelah mereka memutuskan untuk mengecek kejanggalan tersebut.

"Kebeteluan tirainya ada yang terbuka dan korban kelihatan sudah meninggal di dalam kelambu yang masih terpasang," katanya.

Mengetahui hal tersebut saksi langsung menghubungi keluarga dan warga lainnya, setelah warga tiba kemudian mendobrak pintu belakang untuk memastikan kondisi korban.

"Dan ditemukan korban sudah dalam kondisi membengkak dan membusuk, dan seorang saksi lainnya Masturi (45) langsung mendatangi Polsek MHS dan melaporkan kejadian tersebut," lanjut Kapolsek menjelaskan kronologisnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, diketahui korban tinggal sebatang kara di rumah tersebut.

Dan untuk makan kesehariannya dibantu oleh keluarga dan tetangga sekitar.

Setelah dilakukan pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan terhadap korban.

"Dalam kesehariannya juga korban memang kurang bergaul dengan tetangga dan menyendiri, diduga mengalami gangguan jiwa. Dan untuk jenazah akan segera kita makamkan," terang Sabariman.

Penulis: Nur Imam Satria
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved