Amankan Pasokan Listrik Jelang Pemilu, PLN Singkawang Siagakan 313 Personil

Untuk mengantisipasi jika terjadi padam listrik, PLN UP3 Singkawang juga mensiagakan genset mobile sebanyak 3 unit.

Amankan Pasokan Listrik Jelang Pemilu, PLN Singkawang Siagakan 313 Personil
TRIBUN/ISTIMEWA
Petugas PLN memeriksa peralatan saat gelar apel pasukan dan peralatan posko Pemilu di halaman kantor UP3 Singkawang jalan Alianyang, Jumat (29/3/2019)

Amankan Pasokan Listrik Jelang Pemilu, PLN Singkawang Siagakan 313 Personil

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Manager PLN UP3 Singkawang, Sumarsono, menyatakan komitmen PLN dalam mengamankan pasokan listrik jelang Pemilu serentak.

"Kami akan lakukan yang terbaik untuk amankan pasokan listrik guna sukseskan Pemilu serentak di bulan April mendatang," tegas Sumarsono saat gelar apel pasukan dan peralatan posko Pemilu di halaman kantor UP3 Singkawang, Jl Alianyang, Jumat (29/3/2019). 

Baca: HUT AIMI ke 6, Digelar Talkshow Bahas Tuntas Gigi dan Asi Bersama Dokter Trieska Annisa

Baca: LIVE Skor Piala Presiden Persela Lamongan Vs Madura United, Babak Pertama Laskar Sapeh Kerrab Unggul

Dijelaskannya bahwa untuk mengamankan pasokan listrik pihaknya telah mensiagakan 278 petugas layanan teknik dan 35 personil PLN yang tergabung dalam posko Pemilu.

"Mereka akan bersiaga selama 24 jam sebelum dan sesudah pelaksanaan Pemilu. Untuk kelancaran tugas kami juga telah siagakan 26 kendaraan roda 4 dan 40 kendaraan roda 2 jika sewaktu-waktu diperlukan, agar dapat bergerak dengan cepat jika terjadi gangguan listrik," tegas Sumarsono.

Dikatakannya pula, untuk mengantisipasi jika terjadi padam listrik, PLN UP3 Singkawang juga mensiagakan genset mobile sebanyak 3 unit.

Untuk kapasitas masing-masing genset berkisar 60 kVA dan genset portabel sebanyak 11 unit dengan masing-masing berkapasitas 5,5 kVA dan Unit Gardu Bergerak (UGB) sebanyak 4 unit.

"Kami juga telah melakukan visitasi ke kantor-kantor KPU untuk memastikan kondisi instalasi listrik dan back up genset yang mereka miliki benar-benar dalam kondisi aman," paparnya.

Dirinya juga menyampaikan bahwa PLN telah membuat SOP pengamanan suplai tenaga listrik, pemeliharaan preventif pada jaringan listrik.

"Upaya sosialisasi kepada masyarakat untuk tidak bermain layang-layang terutama dengan tali kawat karena akan menyebabkan gangguan pada jaringan listrik dan keselamatan warga," tutup Sumarsono.

Editor: Nina Soraya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved