AIMI Kalbar Berikan Informasi Tentang Meningkatkan Angka Ibu Menyusui

Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) Kalbar merupakan organisasi yang memiliki tujuan menyebarluaskan pengetahuan

AIMI Kalbar Berikan Informasi Tentang Meningkatkan Angka Ibu Menyusui
TRIBUN/ISTIMEWA
Ketua AIMI Kalbar, Aditya Galih Mastika, SE. 

AIMI Kalbar Berikan Informasi Tentang Meningkatkan Angka Ibu Menyusui

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) Kalbar merupakan organisasi yang memiliki tujuan menyebarluaskan pengetahuan dan informasi tentang menyusui serta meningkatkan angka ibu menyusui di Kalimantan Barat. 

AIMI berpegang teguh pada prinsip menolak segala bentuk kerja sama dengan produk-produk yang dapat mengganggu proses menyusui, antara lain formula bayi, makanan bayi instan, botol dot, dan empeng.

Inilah bentuk upaya AIMI untuk menjaga komitmen dan integritas agar terhindar dari segala bentuk konflik kepentingan.

Baca: Bahasan Imbau Masyarakat Agar Mengurangi Penggunaan Bahan Plastik

Baca: Theresia Yuni Jadikan Hasil Seleknas Petanque Sebagai Pengalaman

Baca: Dukung Kelancaran Pemilu 2019, PLN UP3 Sanggau Gelar Apel Siaga

AIMI Kalbar terbentuk sejak tahun 2012 lalu, yang awalnya bernama Kalbar Peduli ASI, kemudian untuk menjadi AIMI membutuhkan beberapa tahap proses diantaranya harus ada ibu-ibu yang mau jadi pengurus, harus menyelenggarakan kelas edukasi ASI, baik itu sebelum kelahiran maupun sesudahnya.

Setelah melewati langkah proses, akhirnya satu tahun setelahnya di tahun 2013 barulah terbentuk AIMI Kalbar.

AIMI Kalbar adalah cabang ke-9 dari seluruh indonesia, yang totalnya di Indonesia ada 16 cabang. 

“kemudian isinya memang betul terdiri dari ibu-ibu menyusui, jadi kalau misalkan ada ibu-ibu menyusui yang mau mendukung sesama ibu boleh bergabung menjadi Anggota AIMI, ada juga si yang lain misalnya suami, mahasiswa yang mau mendukung ibu menyusui boleh menjadi pengurus,” jelas Ketua AIMI Kalbar, Aditya Galih Mastika, SE, Minggu (31/03/2019).

Adapun kegiatan yang rutin di lakukan AIMI Kalbar adalah menggelar kelas menyusui setiap bulannya, persiapan menyusui sebelum kelahiran, kelas persiapan menyusui setelah kelahiran, dan Makanan Pendamping ASI.

“jadi bukan hanya ASI yang kita berikan edukasi ke masyarakat ke ibu-ibu menyusui, tapi juga mengenai MPASI, kita juga rutin mengadakan seminar, talkshow terus kita juga bekerjasama dengan beberapa Puskesmas membuat pendukung kelompok ibu, jadi isinya adalah ibu-ibu biasa yang tidak terlatih jadi ibu sesama ibu mendukung ibu lainnya, itu namanya kelompok ibu,” ucapnya.

Ketua AIMI Kalbar ini berharap, diumur AIMI Kalbar yang ke-6 ini agar kegiatan-kegiatan yang rutin dilakukan tersebut, baik itu kelas edukasi, kelas sosialisasi kelompok mendukung ibu, seminar, talkshow, semuanya bisa terus berjalan dengan baik. Serta ia berharap kedepannya, ditahun depan sudah ada yang di lantik dan disahkan menjadi cabang AIMI, dan juga di Kabupaten-Kabupaten lain bisa mengikuti jejak kabupaten Kota yang telah menjadi cabang AIMI

 “cangkupannyanya harus lebih luas, karena untuk Wilayah Kalbar, kami berharap di Kota dan di Kabupaten lainnya diluar Pontianak itu membentuk cabang-cabang AIMI sehingga wilayah kerja AIMI semakin lebar tidak hanya di Pontianak dan Kubu Raya,” kata wanita berhijab ini.

Ia mengatakan sejauh ini sudah ada beberapa Kota dan Kabupaten menjajaki menjadi cabang AIMI, seperti Kota Singkawang, Kabupaten Sanggau, Kayong, Kapuas Hulu.

Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved