STKIP Persada Khatulistiwa Sintang Mampu Hasilkan Sarjana Pendidikan Berkualitas

Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Persada Khatulistiwa Sintang menyelenggarakan Acara Wisuda

STKIP Persada Khatulistiwa Sintang Mampu Hasilkan Sarjana Pendidikan Berkualitas
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/WAHIDIN
Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Persada Khatulistiwa Sintang menyelenggarakan Acara Wisuda Program Sarjana (S-1) yang ke-IX bertempat di Gedung Kampus STKIP Persada Khatulistiwa Sintang, Sabtu (30/3/2019) pagi. 

STKIP Persada Khatulistiwa Sintang Mampu Hasilkan Sarjana Pendidikan Berkualitas

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Persada Khatulistiwa Sintang menyelenggarakan Acara Wisuda Program Sarjana (S-1) yang ke-IX bertempat di Gedung Kampus STKIP Persada Khatulistiwa Sintang, Sabtu (30/3/2019) pagi.

Ketua STKIP Persada Khatulistiwa Sintang, Rafael Suban Beding mengatakan bahwa wisudawan hari ini berjumlah 297 mahasiswa yang terdiri dari lima program studi pendidikan.

Rafael berharap dengan mengenyam pendidikan 4-5 tahun di kampus, para wisudawan ini dapat menguasai empat kompetensi sebagai seorang pendidik atau guru yaitu kompetensi kepribadian, kompetensi pedagogik, kompetensi sosial, dan kompetensi profesional.

"Saya harap empat kompetensi ini supaya dimiliki benar-benar sehingga implementasi daripada keempat kompetensi ini mereka bisa menjadi guru yang profesional," ujar Rafael.

Baca: Eleesama Novenda: Darbuka Adalah Jiwa Saya

Baca: Jadwal dan Link Live Streaming Semifinal India Open 2019, Lima Wakil Indonesia Ada Greysa/Apriyani

Baca: Akhirnya Ani Yudhoyono Dapat Sumsum Tulang untuk Dirinya, Ini Sosok Pendonornya!

Menurutnya selama ini pemerintah menyimpan komitmen dengan dunia pendidikan, oleh karenanya guru harus berkomitmen dengan tugas secara profesional dengan memiliki empat kompetisi tersebut.

Apalagi menurutnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kalimantan Barat saat ini baru sampai pada Kelas 1 Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan itu adalah suatu hal yang begitu memprihatinkan.

"Makanya saya mengharapkan. anak-anak kami outputnya bisa berkiprah di dunia pendidikan untuk di sektor Timur Kalimantan Barat," harapnya.

Dirinya juga cukup berbangga bahwa pada seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2018 lalu, banyak alumni STKIP Persada Khatulistiwa Sintang yang diterima.

"Saya hitung untuk Kalbar saja lebih dari 100 orang mereka diterima. Bayangkan di Ketungau Tengah itu, 132 ikut tes merebut satu posisi, mahasiswa kita yang lulus itu suatu hal yang luar biasa," jelasnya.

Oleh karena itu, dia meminta jika ada putra-putri daerah yang ingin menjadi guru, kuliah saja di STKIP Persada Khatulistiwa Sintang dan tidak perlu jauh-jauh kuliah di Kota Pontianak apalagi terbang ke pulau Jawa.

"Kalau mau jadi guru, kuliah di sini. Kalau masih ada yang bermutu di daerah kita kenapa cari yang jauh-jauh. Kalau ke Jawa, untuk tiket ke sana saja sudah mampu untuk bayar kuliah satu semester," jelasnya.

Penulis: Wahidin
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved