Gubernur Kalbar Serahkan 1185 Sertifikat Tanah Kepada Warga di Desa Tae

Gubernur Kalimantan Barat, H Sutarmidji menyerahkan 1185 Sertifikat Tanah secara simbolis kepada warga di Desa Ketemenggungan Tae

Gubernur Kalbar Serahkan 1185 Sertifikat Tanah Kepada Warga di Desa Tae
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Gubernur Kalbar, H Sutarmidji, Bupati Sanggau, Paolus Hadi, Tenaga Ahli Utama Kantor Presiden dan undangan lainya saat foto bersama usai menyerahkan 1185 Sertifikat Tanah secara simbolis kepada warga di Desa Ketemenggungan Tae, Kecamatan Balai, Kabupaten Sanggau, Jumat (29/3/2019). Ist 

Citizen Reporter
Staf Diskominfo Sanggau
Rizky Kurniawan

Gubernur Kalbar Serahkan 1185 Sertifikat Tanah Kepada Warga di Desa Tae

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Gubernur Kalimantan Barat, H Sutarmidji menyerahkan 1185 Sertifikat Tanah secara simbolis kepada warga di Desa Ketemenggungan Tae, Kecamatan Balai, Kabupaten Sanggau, Jumat (29/3/2019).

Dalam kegiatan itu juga digelar musyawarah adat besar Tiong kandang dengan tema “Munguk Nkanakn Keramat Puaka, Ngai Ontokng Tapo Tuah”.

Hadir juga Bupati Sanggau Paolus Hadi, Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden RI Usep Setiawan, Kepala Kanwil BPN Provinsi Kalbar Samad Soemarga, Kapolres Sanggau AKBP Imam Riyadi, Ketua Pengadilan Negeri Sanggau, Arief Boediono, Kepala BPN Sanggau Yuliana, Ketua Konsorsium GPPK sekaligus Mantir Pancur Kasih, John Bamba, Ketua Umum Mubes Tiong Kandang Melkianus Midi, Kepala OPD Sanggau serta undangan lainya.

Baca: Dua Buah Granat Asap Aktif Diserahkan Warga Nanga Nuak Kepada Koramil 1205-02/Serawai

Baca: Ini Pejabat yang Akan Hadir pada Event The Gade Night Fun Run Singkawang

Baca: Bijak Bermedia Sosial, Polisi Sosialisasikan UU ITE ke Pelajar SMAN 1 Kayan Hulu

Baca: Polsek Kayan Hulu Berikan Pelatihan Kepada Petugas Pam TPS Pemilu 2019

Musyawarah adat besar tersebut terkait dengan permasalahan status lahan adat yang selama ini dialami oleh masyarakat adat, yang mana dibutuhkan kepastian hukum atas status hutan adat supaya masyarakat dapat memanfaatkan dan mengelolanya.

Ketua Umum Mubes Tiong Kandang Melkianus Midi menyampaikan, Desa Tae terdiri dari empat dusun yang meliputi delapan kampung, yakni Kampung Bangkan, Mak Ijing, Semangkar, Maet, Tae, Teradak, Peragong dan Padakng dengan Luas wilayah desa adalah 2.538,55 hektare, jumlah penduduk 1.616 jiwa.

“Ini diiringi dengan dengan adanya hutan adat, menjadikan hutan kami terjaga keberagaman hayatinya dan didalamnya dapat dijaga oleh masyarakat setempat sehingga dapat mencegah terjadinya penebangan hutan secara ilegal dan perburuan satwa liar. Terima kasih Bupati yang selama ini berjuang bersama kami untuk pelepasan hutan lindung menjadi hutan adat, ”katanya.

Mewakili masyarakat yang ada disini, kami sangat bangga dan berterima kasih kepada bapak Gubernur Kalbar untuk pertama kalinya dalam sejarah baru ada seorang Gubernur yang mau datang ke kampung kami ini.

Ketua Konsorsium GPPK sekaligus Mantir Pancur Kasih, John Bamba menyampaikan Kampung Bangkan paling luas beririsan dengan hutan lindung Yakni mencapai 302,67 hektare, disusul Padakang 266,13 hektare, Mak Ijing 65,74 hektare, dan Teradak 50,23 hektare.

Halaman
123
Penulis: Hendri Chornelius
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved