Pilpres 2019

Sandi Kembali ke Kalbar Dinilai Pengamat Menjaga Memori Publik

Pengamat Politik Ireng Maulana mengatakan hari-hari menjelang pemilu 2019, Sandi-cawapres 02,

Sandi Kembali ke Kalbar Dinilai Pengamat Menjaga Memori Publik
FACEBOOK
Ireng Maulana MA 

Sandi Kembali ke Kalbar Dinilai Pengamat Menjaga Memori Publik

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pengamat Politik Ireng Maulana mengatakan hari-hari menjelang pemilu 2019, Sandi-cawapres 02, semakin identik atau lebih mudah diasosiasikan dengan label emak-emak, representasi orang muda, atau millenials.

Mungkin karena profile dirinya yang semakin hari semakin mencerminkan tiga kelompok tadi dalam gerak kampanye politiknya.

Citra Sandi terasa lebih sedikit alamiah dalam mencitrakan dirinya di hadapan mereka. Dalam banyaka perdebatan, figur Sandi masih diyakini sebagai pendongkrak elektabilitas untuk pasangan 02 yang efektif.

Kemampuan berkunjungnya dari satu wilayah ke wilayah lain sebagai bagian dari konsolidasi politik bagi pemilih dinilai cukup teruji dengan melahirkan teks-teks kampanye yg khas hasil dari dialog bersama pendukungnya, misalkan tempe setipis atm atau makan di singapura lebih murah daripada makan di Indonesia.

Baca: Innalillahi Waina Ilaihirajiun, Wanita Pejuang 45 Landak Mariamah Hamdan Bujang Tutup Usia

Baca: Panji Petualang dan Doni Herdaru Dijadwalkan Hadiri Borneo Pet Lovers, Catat Tanggalnya!

Baca: Staf Kemenristekdikti RI Dukung Penuh Merger Stikes Yarsi Pontianak dan Akademi Farmasi Pontianak

Baca: Profil Kecamatan Terentang Dengan Luas Wilayah dan Jumlah Penduduknya

Sandi termasuk mampu mengartikulasikan pengetahuaanya tentang situasi ekonomi dengan kegusaran masyarakat.

Pernyataannya memang kontroversial bagi elite politik, tapi disambut sebagian masyarakat sebagai penyambung kegelisahan atas kesulitan hidup yg mereka rasakan.

Barangkali, oleh karena Sandi mampu menyampaikan pesan politik yang menceritakan masalah yang sama yang ditanggung masyarakat, maka dirinya mendapatkan tempatnya tersendiri di tengah-tengah publik pemilih.

Seolah olah Sandi mampu menentukan kecukupan dosis narasi politiknya untuk dapat ditelan masyarakat secara luas.

Sehingga kehadirannya di satu wilayah seperti spesialis untuk menjawab suasana kebatinan emak-emak, kelompok anak muda dan millenials.

Kehadirannya di kalimantan barat akan bernuansa yang sama dengan profil yang kuat di bidang ekonomi dan bisnis demi menjamu rasa penasaran publik pemilih.

Gagasannya tentang membangun ekonomi dapat disederhanakan dengan narasi yang lebih mudah untuk dapat diterima oleh masyarakat.

Serial kehadiran kelompok 02 di Kalbar dapat dikatakan intens sejak kehadiran Prabowo, disambut oleh AHY pada satu hari setelahnya, dan disambung lagi oleh Sandi dalam dua hari kedepan.

Penjadwalan seperti ini cukup menjaga memori publik atas eksistensi kerja politik gerbong pasangan Prabowo-Sandi. Kehadiran Sandi akan mampu memberikan injeksi semangat kepada kerja tim pemenangan mereka untuk memanfaatkan sisa hari menjelang pencoblosan di 17 april mendatang.

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved