Edi Kamtono Perintahkan Dukcapil Segera Distribusikan 26.208 Keping KTP-El

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono meminta Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil)

Edi Kamtono Perintahkan Dukcapil Segera Distribusikan 26.208 Keping KTP-El
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Edi Kamtono 

Edi Kamtono Perintahkan Dukcapil Segera Distribusikan 26.208 Keping KTP-El

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono meminta Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) untuk segera mendistribusikan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) yang telah dicetak.

Saat ini ada 26.208 keping e KTP-el yang harus didistribusikan, Edi Menegaskan bahwa dirinya sudah meminta dinas terkait untuk seepatnya melakukan pendistribusian pada masyarakat.

"Saya sudah minta pada Disdukcapil segera itu diberikan pada masyarakat," ucap Edi Kamtono saat diwawancarai, Jumat (29/3/2019).

Edi menegaskan informasi harus disampaikan secara berjenjang pada masyarakat, mulai dari Dukcapil, Kecamatan, Kelurahan hingga RW dan RT.

Baca: Target KLA, Ismail: Penting Diwujudkan, Guna Kurangi Kekerasan Pada Anak

Baca: Penerimaan Taruna, 19 Perguruan Tinggi Kedinasan Buka Pendaftaran

Baca: Pemkab Mempawah Targetkan Kabupaten Mempawah Jadi Kota Layak Anak

Ia mengakui kalau memang masih banyak warga Pontianak yang belum memegang KTP elektronik, karena keterbatasan pencetakan yang ada.

Saat ini, adanya 26.208 keping yang telah tercetak merupakan kerjasama dengan pemerintah pusat yang mengejar untuk pelaksanaan Pemilu karena semua masyarakat harus memegang KTP elektronik.

"Mulai besok sudah disalurkan pada masyarakat dan silakan masyarakat untuk datang mengambilnya," ucap Edi Kamtono.

Ia menyampaikan memang ada umumkan di intermet, tapi tak semua masyarakat dapat mengakses maka perlu adanya sosialiasai berjenjang rangka penyalurannya.

Ia juga mengimbau pada masyarakat untuk mendatangi Disdukcapil melakukan perekaman dan mengurus administrasi kependudukan dengan tertib, sehingga semua terdata dengan baik mengenai kependudukan di Kota Pontianak ini.

"Pelanayanan di Kantor Capil kan jalan terus setiap hari begitu juga perekaman, memang kendala kita ada dipercetakan yang tidak sesuai dengan jumlah perekaman yang ada. Cetak terbatas sedangkan antusiasme peremakan memang cukup tinggi," ujarnya.

Kendala diperekaman disebutnya, mulai printer rusak, kehabisan tinta sampai kekurangan blanko yang semuanya diadakan dari pemerintah pusat.

"Semoga dengan sudah tecetaknya 26 ribu ini, kedepan tidak banyak lagi yang mengantre untuk ditecak setelah perekaman. Ini diluar kendali daerah karena semuanya dari pusat terkait pengadaan blanko itu," tegas Edi.

Pada kesempatan yang sama ia mengimbau warga untuk menggunakan hak pilih pada Pemilu 17 April mendatang, karena pencetakan dari 26 ribu tersebut tak terlepas dari mensukseskan perhelatan Pemilu 2019. Setiap masyarakat harus memegang KTP elektronik.

Penulis: Syahroni
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved