Diskes Provinsi Kalbar Optimis 2019 Ini Seluruh RS di Kalbar Terakreditasi

Harry Agung Tjahyadi menuturkan masing-masing rumah sakit memiliki sumber daya yang berbeda-beda.

Diskes Provinsi Kalbar Optimis 2019 Ini Seluruh RS di Kalbar Terakreditasi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Rizky Prabowo Rahino
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar drg Harry Agung Tjahyadi. 

Diskes Provinsi Kalbar Optimis 2019 Ini Seluruh RS di Kalbar Terakreditasi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar Harry Agung Tjahyadi menuturkan masing-masing rumah sakit memiliki sumber daya yang berbeda-beda.

Dari segi ketenagaan saja, rumah sakit yang berada di daerah tertentu dengan daerah lainya juga berbeda dan kurang peminat.

"Itu merupakan kondisi dinamisnya setiap rumah sakit di Kalbar, kondisi SDM, letak geografis dan tantangan aksesnya. Sementara kalau rumah sakit di Jawa kondisi aksesnya relatif sama," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa dinamika-dinamika seperti itu juga menjadi salah satu faktor untuk melakukan proses akreditasi rumah sakit di Kalbar tidak bisa dilakukan secara serentak.

Baca: FOTO: Pekerja Selesaikan Panggung The Gade Night Fun Run 2019 di Singkawang

Baca: Sekjen Kemenkes RI: Akreditasi Rumah Sakit Jangan Dijadikan Beban

Baca: VIDEO : Wa Ode Tampil Bak Diva Kelas Dunia di Grandfinal The Voice Indonesia

Baca: Kasus DW Termasuk Trafickking, KPPAD Harap Semua Pihak Kerja Sama

" Kita tidak bisa mengejar akreditasi seperti di jawa yang memiliki sumber daya yang memadai. Oleh karena itu dibutuhkan penguatan-penguatan," ujarnya.

Kendati demikian, beberapa rumah sakit yang berada di wilayah-wilayah perkotaan dan memiliki sumber daya yang memadai sudah melakukan akreditasi. Utamanya proses akreditasi yang berada di wilayah-wilayah perkotaan.

Pihaknya juga berkomitmen secara bertahap akan melakukan penguatan-penguatan terhadap rumah-rumah sakit yang masih terbatas dari segi sumber daya baik sumber ketenagaan ataupun sarana prasarana.

Terdapat target waktu yang dipasang oleh pihak kementerian kesehatan pada tahun 2019 seluruh rumah sakit telah terakreditasi.

"rumah sakit kita di kalbar juga telah berproses untuk akreditasi sejak tiga tahun lalu. Namu demikian belum bisa kita lakukan secara serempak," ujarnya.

Dirinya memaparkan dari total 48 rumah sakit di Kalbar masih terdapat 9 rumah sakit yang belum melakukan proses akreditasi. Ia juga menuturkan selama kurun waktu empat tahun rumah-rumah sakit yang telah melakukan akreditas kembali mengajukan proses re akreditasi untuk menaikkan akreditasinya.

"Saya optimis tahun 2019 ini seluruh rumah sakit di Kalbar dapat terakreditasi seluruhnya," ujarnya.

Penulis: Hamdan Darsani
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved