1 Abad Damkar Nasional, Mendagri Minta Tingkatkan Persatuan dan Kesatuan Bangsa

Tidak selalu dilihat dan dihadapkan dengan kemampuan daerah dan/atau kemampuan untuk menambah pendapatan daerah

1 Abad Damkar Nasional, Mendagri Minta Tingkatkan Persatuan dan Kesatuan Bangsa
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ Hamdan
HUT Pemadam Kebakaran Ke-100, Hut Sat Pol Ke-69, dan HUT Sat Linmas Ke-57 Tahun 2019 di Halaman Kantor Gubernur Kalbar. 

1 Abad Damkar Nasional, Mendagri Minta Tingkatkan Persatuan dan Kesatuan Bangsa

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjhajo Kumolo mengajak seluruh bangsa Indonesia untuk lebih meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa, menjunjung tinggi ideologi Pancasila, menjadi sarana pemersatu bangsa, mengutamakan kepentingan bangsa dan negara serta mengutamakan kepentingan masyarakat diatas kepentingan pribadi dan golongan, dalam upaya mewujudkan ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat (Damkar) 

"Pemadam Kebakaran, Sat Pol PP, dan Sat Linmas bukan hanya penjaga kota yang bertindak pasif, tetapi lebih dari itu, berperan aktif dalam proses pembangunan, melindungi hasil pembangunan, dan memberikan perlindungan masyarakat, dengan tujuan akhir peningkatan kesejahteraan masyarakat," kata Mendagri,  Kamis (28/3/2019), dalam sambutan yang disampaikan Gubernur Kalbar H Sutarmidji, saat  HUT Pemadam Kebakaran Ke-100, Hut Sat Pol Ke-69, dan HUT Sat Linmas Ke-57 Tahun 2019 di Halaman Kantor Gubernur Kalbar.

Dikatakannya, peringatan Hari Ulang Tahun sebagaimana yang kita lakukan hari ini, tentu tidak hanya dijadikan forum untuk mengenang masa lalu. Lebih dari itu, dimaksudkan sebagai sarana untuk meneruskan semangat juang, dedikasi dan pengabdian aparatur dalam melindungi masyarakat, serta kebulatan tekad untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, termasuk terlibat aktif dalam menyukseskan agenda nasional bangsa Indonesia.

Peran penting Pemadam Kebakaran, Sat Pol PP, dan Sat Linmas tercermin dari tugas dan tanggungjawabnya. 

Tugas Pemadam Kebakaran adalah melakukan pencegahan, pengendalian, penyelamatan, dan penanganan bahan berbahaya beracun kebakaran; melakukan inspeksi dan investigasi kejadian kebakaran; pemberdayaan masyarakat dalam pencegahan dan penanggulangan kebakaran; serta penyelamatan dalam kondisi yang membahayakan manusia.

Satuan Polisi Pamong Praja dibentuk untuk menegakkan Perda dan Perkada; menyelenggarakan ketertiban umum dan ketenteraman serta menyelenggarakan perlindungan masyarakat.

Kemudian, Satuan Perlindungan Masyarakat secara khusus dibentuk dan disiapkan untuk melaksanakan kegiatan penanganan bencana, ikut memelihara ketenteraman ketertiban masyarakat, membantu penanganan ketenteraman ketertiban dan keamanan dalam penyelenggaraan pemilu, serta membantu upaya pertahanan negara.

"Negara Indonesia akan memasuki agenda nasional yang sangat penting, menjadi puncak indikator kualitas penyelenggaraan demokrasi Indonesia, yaitu Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden serta pemilihan legislatif secara serentak," jelansya.

Baca: Pokja: Perempuan Harus Cerdas Dalam Berpolitik

Mendagri juga meminta seluruh aparatur pemerintahan dan komponen bangsa
lainnya mempunyai kewajiban untuk menyukseskan pelaksanaan Pemilihan Presiden dan pemilihan legislatif. 

Halaman
123
Penulis: Hamdan Darsani
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved