Kerjasama dengan TNI, Bupati Landak Harap Putra Daerah Bisa Berkarir di Akademi Militer

Bupati Landak dr Karolin Margret Natasa berharap melalui program sinergi kerjasama dalam pembangunan dengan TNI

Kerjasama dengan TNI, Bupati Landak Harap Putra Daerah Bisa Berkarir di Akademi Militer
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Bupati Landak Karolin Margret Natasa bersama Pangdam XII Tanjungpura Mayjen TNI Achmad Supriyadi saat penutupan hari Infantri tahun 2019 di Desa Sempatung, Kecamatan Air Besar beberapa waktu lalu 

Kerjasama dengan TNI, Bupati Landak Harap Putra Daerah Bisa Berkarir di Akademi Militer

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANDAK - Bupati Landak dr Karolin Margret Natasa berharap melalui program sinergi kerjasama dalam pembangunan dengan TNI yang terjalin selama ini, bisa melahirkan putra daerah dari Kabupaten Landak yang berkarir dengan menempuh pendidikan di Akademi Militer (Akmil).

Hal tersebut diungkapkan Karolin dalam ramah tamah bersama Komandan Korem 121 Alambana Manawai Brigjen TNI Bambang Trisnohadi berserta rombongan dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Aula Pendopo Bupati Landak pada Selasa (26/3/2019) malam.

Baca: Anggota Polsek Kubu Ajak Warga Kampanyekan Pemilu Damai

Baca: Kapuas Hulu Dapat Anggaran Rp 25 Miliar Bangun Rumah Sakit Baru

Baca: Hairiah Hadiri Kegiatan Lomba Balita Sehat, Ini Yang Disampaikan

Untuk diketahui, kedatangan Danrem 121/Abw yang didampinggi Dandim 1201 Mempawah Letkol Arm Anom Wirasunu, dalam rangka untuk penutupan kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 104 Kodim 1201/Mph di Desa Sekais, Kecamatan Jelimpo, Kabupaten Landak.

"Mengingat banyaknya minat dari putera puteri daerah yang ada di Landak untuk masuk dan berkarir di TNI, kami berharap kerjasama dan kemitraan antara Pemda Landak dengan TNI dapat terus ditingkatkan," ujar Karolin.

Lanjutnya lagi, terkait banyaknya minat dari anak-anak yang ingin masuk TNI atau berkarir di TNI. "Mudah-mudahan ke depan semakin banyak anak-anak kami di Landak yang memenuhi syarat untuk bisa masuk dan memiliki karir di Akademi Militer TNI," sambung Karolin.

Komandan Korem 121/Abw Brigjen TNI Bambang Trisnohadi
mengungkapkan bahwa dari TNI selalu ada seleksi penerimaan taruna yang diambil dari putra daerah dari berbagai suku yang ada di Indonesia.

Namun, seperti diakui Bambang, taruna dari etnis yang ada di Kabupaten Landak khususnya etnis Dayak belum pernah terpilih.

"Saya pernah bertugas di Akademi Militer TNI untuk memilih beberapa taruna yang berasal dari etnis seluruh Indonesia. Saat itu kebagian etnis Papua, Maluku, Aceh dan Dayak. Namun dari sekian taruna yang terpilih, dari kalangan suku Dayak memang tidak ada yang masuk," ungkap Bambang.

Bambang pun berharap kelak ada putra putri asal Kabupaten Landak yang bisa berkarir di Akademi Militer dan meminta kepada Pemerintah Kabupaten Landak untuk terus mensosialisasikan tentang penerimaan taruna TNI kepada masyarakat yang memiliki minat untuk berkarir di TNI.

"Saya berharap ke depan Bupati dan jajarannya bisa lebih mensosialisasikan kepada putera puteri yang berasal dari etnis Dayak Kabupaten Landak untuk bisa lebih bergabung masuk TNI, khususnya di Akademi Militer," harap Bambang.

"Kita siap membantu dan membina putera puteri yang mempunyai minat dan potensi untuk masuk TNI, mulai dari Dandim, Danyon, Armed, dan Koramil, saya yakin dari segi sumber daya manusia kita tidak kalah," pungkasnya.

Penulis: Alfon Pardosi
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved