Liputan Khusus

Siap Rawat Caleg Stres, RS Jiwa Operasikan 140 Tempat Tidur

Kalau memang ada indikasi untuk dirawat inap tentu dokter juga akan merekomendasikan untik dirawat inap

Siap Rawat Caleg Stres, RS Jiwa Operasikan 140 Tempat Tidur
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ HAMDAN
Kasubag TU Rumah Sakit Jiwa Sungai Bangkong Provinsi Kalbar, Yuliana 

Siap Rawat Caleg Stres, RS Jiwa Operasikan 140 Tempat Tidur

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK  - Manajemen Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Sungai Bangkong Provinsi Kalbar memastikan siap memberikan perawatan terbaik kepada anggota calon legislatif (Caleg) yang menderita gangguan kejiwaan lantaran tak terpilih pada Pemilu 17 April 2019 mendatang.

Berdasarkan data Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalbar, akan ada 7.241 Caleg di Kalbar yang tak akan terpilih.

Secara total, ada 7.811 Caleg yang berkompetisi memperebutkan suara rakyat untuk selanjutnya menduduki 570 kursi legislatif tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

"Kita tidak ada pesiapan khusus untuk Caleg gagal. Sifatnya rumah sakit, apapun kejadian dan apapun yang dibutuhkan masyarakat terkait layanan kesehatan gangguan jiwa, tetap akan kita layani," ujar Kasubag TU Rumah Sakit Jiwa Sungai Bangkong Provinsi Kalbar Yuliana ditemui Tribun di ruang kerjanya, Senin (25/3).

Yuliana menuturkan, tak ada persiapan khusus untuk merawat Caleg stres. Penanganan Caleg gagal sama seperti perawatan yang diberikan kepada pasien penderita gangguan jiwa lainnya.

Baca: BREAKING NEWS - Jokowi Kampanye di Kalbar! Sutarmidji Ambil Cuti, Karolin Utus 1.000 Warga Landak

Baca: Syafruddin: Embrio ASN, Praja IPDN harus Menjadi Agen Perubahan

"Siapapun yang datang ke sini untuk mendapatkan pelayanan kesehatan jiwa tetap akan kita layani," ujarnya.

Berdasarkan pengalaman beberapa tahun belakangan, jelas Yuliana, memang terdapat pasien yang datang berobat ke rumah sakit jiwa lantaran gagal meraih kursi legislatif saat Pemilu.

Namun jumlahnya tidak begitu signifikan. "Kalaupun ada yang stres gara-gara gagal Pileg, biasanya yang bersangkutan kemungkinan sudah mengalami tekanan mental dan problem yang kuat. Karena ketahanan kesehatan jiwanya lemah kemudian dipicu lagi gagal caleh. Nah itu yang kadang menjadi stres atau depresi ringan," ungkapnya.

Ia menambahkan, jika memang pasca pemungutan suara pada 17 April 2019 mendatang terdapat Caleg gagal yang depresi, pihaknya akan memaksimalkan layanan dan fasilitas kesehatan yang ada baik untuk rawat inap maupun rawat jalan.

Halaman
1234
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved