Pasca Gempa di Wilayah Kelam Permai, Anggota Polsek Lakukan Patroli ke Rumah Warga

Berdasarkan hasil pengecekan anggota kita di lapangan bahwa masyarakat yang ada diseputar wilayah lingkar kelam

Pasca Gempa di Wilayah Kelam Permai, Anggota Polsek Lakukan Patroli ke Rumah Warga
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Anggota Polsek Kelam Permai melakukan patroli ke rumah-rumah warga pasca gempa dengan magnitudo 3.1 Skala Richter yang sempat mengguncang tiga desa di sekitar lingkar kelam, Kecamatan Kelam Permai, Rabu (27/3/2019) pukul 05.40 WIB. 

Pasca Gempa di Wilayah Kelam Permai, Anggota Polsek Lakukan Patroli ke Rumah Warga

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG- Pasca kejadian gempa yang mengguncang tiga desa di Kecamatan Kelam Permai, anggota kepolisian dari Polsek Kelam Permai langsung melakukan patroli ke rumah-rumah warga untuk melihat dampak yang terjadi, Rabu (27/3/2019) siang.

Hal ini disampaikan langsung oleh Kapolsek Kelam Permai Iptu Hariyanto saat dikonfirmasi Tribun Pontianak. Menurutnya dari keterangan warga yang diterima anggota Polsek, bahwa gempa terjadi pukul 05.40 WIB.

"Berdasarkan hasil pengecekan anggota kita di lapangan bahwa masyarakat yang ada diseputar wilayah lingkar kelam umumnya merasakan adanya getaran. Tapi belum ada laporan kerugian atau korban akibat kejadian ini," katanya.

Dirinya juga menghimbau masyarakat untuk tetap tenang dan jangan berspekulasi yang dapat memicu rasa panik yang berlebihan. Namun tetap waspada dan tetap menyerahkan ke pihak BMKG yang lebih tahu kondisinya.

"Rentunya para ahli yg membidangi terkait kondisi alam dan cuaca yaitu BMKG lebih paham dengan kejadian gempa tersebut. Jika BMKG telah menyatakan tidak perlu khawatir, maka kita harus percaya namun tetap waspada," katanya.

BUKIT KELAM - Wilayah Taman Wisata Alam (TWA) Bukit Kelam masuk ke dalam wilayah konservasi dan berada di bawah pengawasan Seksi Wilayah II BKSDA Sintang, namun memang tampak masih ada rumah penduduk yang berdiri di kawasan tersebut.
BUKIT KELAM - Wilayah Taman Wisata Alam (TWA) Bukit Kelam masuk ke dalam wilayah konservasi dan berada di bawah pengawasan Seksi Wilayah II BKSDA Sintang, namun memang tampak masih ada rumah penduduk yang berdiri di kawasan tersebut. (TRIBUN PONTIANAK)
Penulis: Wahidin
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved