Liputan Khusus

Caleg Pendatang Baru Optimistis

Tapi hingga kini saya tetap yakin terhadap pilihan masyrakat di wilayah Pontianak selatan dan tenggara,

Caleg Pendatang Baru Optimistis
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Satu diantara Bacaleg dari Partai Garuda, Syamsir Alam 

Caleg Pendatang Baru Optimistis

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Satu di antara caleg pendatang baru di Pemilu 2019, Syamsir Alam, yang menggunakan perahu Partai Garuda optimis lolos mewakili masyarakat. Sebagai pendatang baru Partai Garuda baru kali ini ikut Pemilu.

Syamsir Alam mengatakan, dengan jumlah 16 partai tingkat nasional dan sistem pemilu yang rumit dan serentak seperti ini tidak mudah bagi partai-partai meskipun partai yang sudah mengikuti pemilu sebelumnya sekalipun.

Bahkan, kata Syamsir Alam, beberapa pengamat di tingkat nasional mengatakan pemilu kali ini merupakan kuburan massal bagi partai-partai, salah satunya karena ambang batas 4 persen yang ditentukan untuk dapat duduk di DPR RI.

"Sebagai calon anggota DPRD Provinsi Kalbar, Dapil Kota Pontianak dari Partai Garuda, melihat sistem pemilu serta dan banyaknya jumlah partai yang ada, saya masih menyimpan optimisme walaupun sebagai pendatang baru dapat bersaing di tingkat provinsi," ujarnya, Senin (25/3).

Baca: FOTO: Capres Nomor Urut 01 Joko Widodo Melaksanakan Kampanye Terbuka di Qubu Resort

Baca: Ramalan Zodiak Hari Ini Kamis 28 Maret 2019: Taurus Spekulatif, Sagittarius Ada Kode Cinta, Virgo?

Sebab, kata dia, ditingkat Provinsi dan tingkat Kabupaten tidak menggunakan syarat ambang batas 4 persen. Ketua DPC Garuda Pontianak ini mengatakan setiap pemilu tidak ada partai yang paling dominan, pada setiap pemilu selalu silih berganti tidak ada partai yang selalu mendominasi.

"Saya dipercaya oleh DPD Partai Garuda Provinsi Kalbar untuk mencalonkan diri sebagai anggota DPRD Provinsi dapil Kota Pontianak yang merupakan dapil tempat tinggal dan kota kelahiran saya. Saya maju telah melakukan komunikasi dan meminta persetujuan serta bimbingan kepada berbagai pihak yang selama ini dekat secara pribadi dengan saya," ujarnya.

Komunikasi tersebut, kata dia, baik lintas organisasi, lintas alumni dan kepada masyarakat.

"Setelah kita lakukan usaha-usaha tersebut telah kita lalui, satu hal yang sangat penting yang harus disadari bahwa sebagus apapun cara yang telah dijalankan, kita harus sadar bahwa semuanya itu Allah SWT telah menetapkan mereka-mereka yang terpilih menjadi wakil rakyat nantinya," terangnya.

"Ketika kita sadari dan pahami bahwa semua ini adalah merupakan ketetapan Allah SWT, maka walaupun nantinya tidak terpilih tidak akan menjadikan kita bingung atau depresi, karena mereka-mereka yang terpilih sebagai wakil rakyat adalah mereka-mereka yang telah ditetapkan Allah SWT sebagai wakil rakyat, bukan karena keinginan dan kemauan atau kehendak kita," pungkasnya.

Halaman
12
Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved