Sosialisasi 4 Pilar di Desa Antibar, Berikut Paparan Erma Suryani Ranik

Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika inilah alat pemersatu kita. Kita ingin agar bangsa Indonesia tetap bersatu

Sosialisasi 4 Pilar di Desa Antibar, Berikut Paparan Erma Suryani Ranik
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Anggota┬áMPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Erma Suryani Ranik menggelar Sosialisasi 4 Pilar MPR RI kepada warga Desa Antibar Kecamatan Mempawah Timur Kabupaten Mempawah 

Citizen Reporter
Staf, Stephanus Wiwin

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Anggota MPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Erma Suryani Ranik menggelar Sosialisasi 4 Pilar MPR RI kepada warga Desa Antibar Kecamatan Mempawah Timur Kabupaten Mempawah.

Kegiatan ini dihadiri Wakil Ketua DPRD Kabupaten Mempawah, Rajuini S.Pd.I, Kepala Desa Antibar Julkarnaidi, dan tokoh masyarakat Desa Antibar bertempat di kediaman H Marlawi.

Erma mengatakan bahwa kehadiran dirinya selaku Anggota MPR RI di Desa Antibar untuk mensosialisasikan 4 Pilar MPR RI.

Menurutnya, dalam kehidupan berbangsa dan bernegara warga di perdesaan khususnya di Desa Antibar perlu untuk memahami dan memantapkan nilai-nilai kehidupan berbangsa dan bernegara di tengah upaya pembangunan untuk mencapai kesejahteraan bersama secara adil dan merata.

Baca: Bupati Nasir Targetkan Pembangunan Masjid Agung Darunnajah Putussibau Tuntas 2020

Baca: ATM BRI di Pontianak Timur Dibongkar, Tempat Penyimpanan Uang Masih Utuh

“Melalui Sosialisasi 4 Pilar MPR RI ini, Hal yang ingin dicapai adalah tertanamnya jiwa kebangsaan, nasionalisme dan patriotism kepada generasi penerus bangsa agar semakin mencintai dan membangun negeri. Sebab dengan semakin baiknya rasa kebangsaan pada diri individu anak-anak bangsa maka Negara ini akan semakin baik dalam upaya mencapai pembangunan yang berkeadilan," ujar Erma Ranik

Kepada ratusan peserta yang hadir dalam Sosialisasi 4 Pilar MPR RI ini, Erma juga berpesan untuk memperkuat rasa persatuan dan persaudaraan kepada warga Antibar agar menjelang Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden tanggal 17 April 2019 tidak mudah diadu-domba karena perbedaan pilihan.

“Bapak ibu tidak perlu ribut-ribut dalam memilih calon legislatif dan calon Presiden. Kalau tidak suka jangan dipilih. Pilih calon-calon yang dapat bapak ibu percaya," katanya kepada warga Desa Antibar, Minggu (24/3).

Erma mengungkapkan menjelang Pemilu serentak ini kita banyak mendengar dan mendapat informasi yang bersifat provokatif dan mengadu domba. Informasi-informasi ini jangan sampai membuat kita terpancing. Pemilu jangan sampai menjadi ajang untuk bertikai.

“Kami dari MPR berharap kepada seluruh rakyat untuk menjaga persatuan. Kita perkuat rasa toleransi dan solidaritas. Kita semua bertanggung jawab untuk menjaga persatuan. Jangan sampai kita diadu-domba oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab," tambahnya.

Menurut Erma, banyak Negara gagal karena diadu-domba. “Karena itu kita jaga persatuan dan kesatuan.

"Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika inilah alat pemersatu kita. Kita ingin agar bangsa Indonesia tetap bersatu," tutup Erma Ranik.

Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved