Citizen Reporter

Ramah Tamah Pemkab Sintang dan Basarnas-RI, Ini Pesan Bupati Jarot 

Kami juga sudah mengirim sekitar 32 putra-putri Sintang untuk mengikuti training di Basarnas. Hasilnya juga cukup bagus

Ramah Tamah Pemkab Sintang dan Basarnas-RI, Ini Pesan Bupati Jarot 
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Kegiatan Ramah Tamah Pemerintah Kabupaten Sintang dan Tokoh Masyarakat Kabupaten Sintang dengan Direktur Bina Potensi Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas-RI) di Pendopo Bupati Sintang, Minggu (24/3/2019) malam. (ist) 

Citizen Reporter 
Kasubbag Pemberitaan Humas Setda Sintang, Syukur Saleh 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG- Kegiatan Ramah Tamah Pemerintah Kabupaten Sintang dan Tokoh Masyarakat Kabupaten Sintang dengan Direktur Bina Potensi Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas-RI) di Pendopo Bupati Sintang, Minggu (24/3/2019) malam. 

Kehadiran Direktur Bina Potensi Basarnas-RI, Marsma TNI F Indra Jaya ini disambut langsung Bupati Sintang Jarot Winarno. Pada sambutan, Jarot menjelaskan bahwa luas wilayah Sintang 21 ribu kilometer persegi dan seluas Jawa Barat. 

Kemudian Sintang juga memiliki 391 desa dan 14 kecamatan dengan kondisi sarana transportasi darat dan sungai yang masih cukup sulit.

"Kita dihadapkan dengan kegawatdaruratan kebakaran hutan dan lahan, serta sering terjadi banjir juga kecelakaan di sungai dan sering terjadi tanah longsor di beberapa daerah," ujar Bupati Sintang. 

Jarot mengatakan bahwa Sintang telah menetapkan kegawatdaruratan infrastruktur dasar sebagai salah satu prime over yang harus dikerjakan dalam lima tahun ini sehingga berbagai bentuk kejadian bencana dan kegawatdaruratan selalu diantisipasi. 

"Karena kami belum memiliki kapasitas dan tenaga. Selama ini kami hanya memfungsikan relawan kami anggota Tagana, serta saudara kita dari TNI-Polri. Sehingga dengan hadirnya Basarnas ini memberikan energi baru dan warna baru sehingga kami menyambut baik kehadiran Basarnas," katanya. 

Baca: VIDEO: ATM BRI Dibongkar, Ini Penuturan Saksi Mata

Lanjutnya bahwa pihaknya ingin mengikatnya dengan suatu kerjasama yang tersinergikan. Pihaknya memiliki pasukan Satpol-PP dan Damkar yang mungkin jika diberikan training atau pelatihan dari Basarnas bisa lebih berkualitas. 

"Kami juga sudah mengirim sekitar 32 putra-putri Sintang untuk mengikuti training di Basarnas. Hasilnya juga cukup bagus," jelasnya. 

Menurut Jarot, ke depan apabila perlu para pegawai di Lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Sintang juga diberikan pelatihan Basarnas. 

"Mengingat respon pelatihan ini sangat besar, seperti teman-teman rumah sakit termasuk teman-teman dari puskesmas juga ingin dilibatkan dalam pelatihan Basarnas," katanya. 

Baca: Pengawas TPS Kecamatan Kayan Hulu Diimbau Profesional Jalankan Tugas

Sementara itu, Direktur Bina Potensi Basarnas-RI Marsma TNI F Indra Jaya mengatakan bahwa Pos SAR yang didirikan di Kabupaten Sintang selama ini masih terkendala personel yang masih terbatas yaitu hanya delapan orang. 

"Namun saya sangat berterimaksih sudah mendapatkan dukungan dari Bupati Sintang. Saya berharap beberapa tenaga honorer yang akan dilatih Tim SAR nanti bisa membantu para personel Pos SAR Sintang dalam melaksanakan tugas pencarian dan pertolongan apabila ada kejadian atau bencana. Maupun jika ada kecelakaan di darat, air, dan udara," pungkasnya. 

Penulis: Wahidin
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved