Citizen Reporter
PAFI Singkawang Terapkan Pelayanan Farmasi Yang Komprehensif
Masalah tersebut dapat diatasi dan dicegah jika kita menerapkan pelayanan farmasi yang komprehensif,”
Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano | Editor: Jamadin
Citizen Reporter
Media Center Singkawang, Vhutra
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Wakil Wali Kota Singkawang, Irwan mengatakan Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) Kota Singkawang tetap berperan aktif dalam mengembangkan farmasi Indonesia serta mempertinggi taraf kesejahteraan umum, khususnya di bidang kesehatan dan farmasi.
“Oleh karena itu, Persatuan Ahli Farmasi Indonesia merupakan salah satu potensi pembangunan yang tidak pernah absen dalam perjuangan pembangunan Negara,” kata irwan saat membuka Seminar dan Rapat Kerja Cabang PAFI Kota Singkawang di Hotel Dangau, Minggu (24/3/2019).
Sebagai ujung tombak dalam pelayanan kefarmasian, tenaga kefarmasian harus siap dan memiliki kompetensi sesuai standart profesi tenaga teknis kefarmasian.
Baca: Lahan Gambut di Desa Galang Terbakar
Baca: Menantikan Regulasi Perdagangan Kawasan Ekonomi Khusus bagi Penggiat UMKM
Irwan berharap kepada seluruh peserta yang pada seminar dan rakercab ini untuk dapat meningkatkan kompetensi yang seharusnya dimiliki oleh seorang tenaga teknis kefarmasian.
“Saya berharap dengan seminar dan rakercab ini tenaga teknis kefarmasian dapat meningkatkan kompetensinya sesuai standart profesi,” kata Irwan.
Seperti yang kita ketahui, kata Irwan saat ini muncul beberapa isu strategis, yaitu belum lengkapnya daftar obat dalam formularium nasional (Fornas), tidak sesuainya daftar obat dalam fornas dengan e-catalog.
Kemudian tidak tersedianya atau tidak terjamin kontinuitas persediaan obat di fasilitas pelayanan kesehatan dan merebaknya kasus vaksin palsu dan obat illegal serta obat substandard.
Masalah-masalah tersebut, katanya perlu diatasi dengan melibatkan semua pemangku kepentingan.
“Masalah tersebut dapat diatasi dan dicegah jika kita menerapkan pelayanan farmasi yang komprehensif,” katanya.
Pelayanan farmasi yang komprehensif yaitu pelayanan farmasi yang mencakup aspek manajemen dan klinik sesuai peraturan perundang-undangann yang berlaku.
Baca: Jual Hp Curian di Facebook, Seorang Pria Diringkus Polisi
Baca: Ayah Jessica Iskandar Alami 2 Kali Operasi Gagal, Sempat Dimasukan Alat di Kemaluannya Juga Gagal
Irwan mengatakan penerapan pelayanan farmasi yang komperehensif memerlukan dukungan kebijakan dan kemampuan sumber daya, termasuk sumber daya manusia.
Dengan adanya forum diskusi, seminar, workshop dan pelatihan yang diselenggarakan secara konvensional maupun virtual diharapkan dapat menyebarluaskan informasi secara lebih cepat dan menjangkau area yang luas.
“Semoga seminar dan rakercab ini akan menghadirkan program kerja organisasi PAFI Kota Singkawang, terutama dalam pelayann kefarmasian sehingga dapat meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap barang yang diproduksi,” ujarnya.
Seminar dan Rakercab PAFI turut dihadiri Ketua PD PAFI Kalimantan Barat, Ketua PC PAFI Kota Singkawang, Kepala Dinas Kesehatan dan KB Singkawang serta tokoh masyarakat dan anggota PAFI Singkawang. (*)