Faktor Pendukung untuk Meraih Cita-cita Menurut Nengah Mulyawan

Karena keinginan yang kuat dukungan keluarga juga karena orang tua hanya merestui, dan syukur saat daftar di Polda bisa lulus

Faktor Pendukung untuk Meraih Cita-cita Menurut Nengah Mulyawan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ RIVALDI ADE MUSLIADI
Kapolsek Belitang Hilir, IPTU I Nengah Mulyawan 

Faktor Pendukung untuk Meraih Cita-cita Menurut Nengah Mulyawan 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU - Untuk meraih cita-cita harus didukung dengan tekad yang kuat, keyakinan tinggi, tidak putus asa, berusaha dan tentunya selalu berdoa. Beberapa faktor tersebut diyakini akan meraih kesuksesan dan keberhasilan. Hal tersebut selalu diyakini oleh IPTU I Nengah Mulyawan yang kini menjabat sebagai Kapolsek Belitang Hilir. 

Pria kelahiran Asah Badung, Bali 12 April 1976 silam ini, akhirnya bisa meraih cita-citanya meskipun sempat mengalami kegagalan sebelumnya. 

Anak ke 7 dari 8 bersaudara ini menceritakan, bahwa dirinya pernah gugur pada saat tes masuk polisi pada 1995 silam. Saat itu ia mendaftar di kampung halamannya di Bali. 

"Waktu saya daftar di Polda Bali saya gugur di pantohir, kecewa pasti. Tapi karena cita-cita tadi, saya mencoba lagi tapi tidak di Bali melainkan di Polda Kalbar," ujar ayah dua anak ini. 

Nengah sapaan akrabnya mengatakan, awalnya ia bisa ke Kalbar tepatnya di Pontianak ikut dengan sang kakak, yang saat itu berprofesi sebagai PTT dokter. Saat tiba di Pontianak, kebetulan juga ada pembukaan pendaftaran polisi di Polda Kalbar. 

Baca: VIDEO: Polresta Amankan Satu Tersangka Bakar Lahan

Baca: VIDEO: Gubernur Sutarmidji Tinjau Pelaksanaan UNBK di SMKN 1 Pontianak

'Sejak 1996 sudah di Kalbar mengikuti saudara kandung tertua yang berprofesi sebagai PTT Dokter. Baru tamat SMA dari Bali, dan ada pembukaan bintara seba pk Polri di Polda Kalbar, dan mendaftar dengan keinginan sendiri sekaligus cita-cita," kisahnya. 

"Karena orangtua petani, jadi kalau mau jadi polisi saat itu sebuah hal yang tidak mungki. 
Pernah daftar polisi di Bali pada 1995 namun gagal di pantohir. Karena keinginan yang kuat dukungan keluarga juga karena orang tua hanya merestui, dan syukur saat daftar di Polda bisa lulus," sambungnya. 

Dan pada akhirnya, ia lulus menjadi polisi dan sampai berkeluarga di Pontianak. Dan menikah dengan Bibiana yang menjadi istrinya dan memiliki sepasang anak dari pernikahannya sejak tahun 2000 silam. 

Dirinya juga pernah dapat sertifikat Kapolsek Idola Polres Sekadau saat menjabat sebagai Kapolsek Nanga Mahap pada 2017 lalu. 

Berikut perjalanan karir IPTU I Nengah Mulyawan. 
-Lulus SIP angkatan 43 tahun 2014
-Danton Dalmas Polda 2014
-KBO Intelkam Polres 2015
-KBO Shabara Polres Sekadau 2016
-Kapolsek Nanga Taman 2016
-Kapolsek Nanga Mahap 2017
-Kapolsek Belitang Hilir 2019

Penulis: Rivaldi Ade Musliadi
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved