Mesin ATM Dibongkar

FAKTA-FAKTA Pembobolan ATM BRI, Gagal Bawa Uang, Linggis Patah hingga Polisi Duga Pelaku Amatiran

menggunakan linggis, tetapi linggisnya patah, dan untuk kerugian materil masih kita selidiki, karena yang bersangkutan belum berhasil membuka branka

FAKTA-FAKTA Pembobolan ATM BRI, Gagal Bawa Uang, Linggis Patah hingga Polisi Duga Pelaku Amatiran
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ FERRYANTO
Kapolresta Pontianak, Kombes Pol Muhamad Anwar Nasir saat periksa lokasi kejadian, Selasa (26/3/2019). 

"Hasil pengembangan kita saat membuka CCTV, pelaku menggunakan pakaian pakai jaket, menggunakan helm hitam, celana hitam, menggunakan sepeda motor, sudah teridentifikasi, tapi masih kita dalami," ungkapnya.

Kapolres mengungkapkan bahwa pelaku mencoba mencongkel/membobol ATM dengan menggunakan linggis, namun linggis yang pelaku gunakan patah sehingga usahanya untuk membuka brangkas ATM gagal.

"Dengan menggunakan linggis, tetapi linggisnya patah, dan untuk kerugian materil masih kita selidiki, karena yang bersangkutan belum berhasil membuka brankas dari ATM, jadi sementara masih kita selidiki, mencari bukti-bukti yang ada, dengan CCTV yang ada di sekitar," ungkapnya.

Ia menjelaskan, dari hasil pemeriksaan CCTV diperkirakan pelaku berjumlah satu orang.

"Pelaku diperkirakan satu orang, karena kita melihat dari CCTV juga dengan saksi-saksi," ujarnya.

Selain itu, Kapolres juga menyampaikan bahwa selain melakukan perusakan pada mesin ATM BRI, pelaku juga melakukan perusakan CCTV di bagian Mesin ATM Mandiri.

"Pelaku juga mencoba melakukan perusakan terhadap instalansi CCTV, tetapi barang yang di ambil sementara ini belum ada," jelasnya.

Baca: Terekam CCTV, Pasangan Kekasih Mesum di Atas Jembatan Layang Viral di Medsos

6. Kapolres Duga Terduga Pelaku Pemula

Kapolresta Pontianak Kombespol Muhammad Anwar Nasir mengungkapkan disinyalir pelaku Pembobolan ATM di jalan Tanjung Raya 2, Kelurahan Saigon, kecamatan Pontianak timur di duga merupakan pelaku pemula. 

"Pelaku ini sepertinya pemula, dilihat dari cara kerjanya, bila kita bandingkan dengan pelaku-pelaku, lainnya," ujarnya

Kendati disinyalir pelaku pembobolan dana perusakan ATM ini pemula, pihaknya akan terus melakukan penyelidikan terkait hal ini.

"Ini harus tetap kita antisipasi, jangan sampai pelaku ini belajar dari kegagalan ini untuk mencoba lagi. Sehingga memang kami optimalkan, pelaku harus ketemu," tegasnya.

Kapolres mengungkapkan bahwa dari informasi yang ada, tidak ada penjaga malam ataupun Security yang menjaga di lokasi maupun di pasar pagi yang berada tepat di sebelah TKP.

Dari hasil olah TKP, dirinya mengungkapkan bahwa pelaku tidak berhasil membongkar brangkas yang di ATM.

"Uang tidak berhasil di ambil, karena brangkas masih utuh, belum ada terbongkar," jelasnya.

Pelaku sendiri akan di kenai Pasal Pengrusakan dan percobaan pencurian, dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara. (*)

Penulis: Rihard Nelson Silaban
Editor: Rihard Nelson Silaban
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved