Dugaan Pelanggaran Kampanye, Warga Akui Terima Pinjaman Dua Mesin Perontok Padi

Warga yang menerima bantuan mesin perontok padi tersebut bernama Abdul Wahid, warga RT 01/01 Desa Kuala Tolak

Dugaan Pelanggaran Kampanye, Warga Akui Terima Pinjaman Dua Mesin Perontok Padi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Nur Imam Satria
Mesin perontok padi yang diterima oleh Wahid, Warga RT 01/01 Desa Kuala Tolak, Kecamatan Matan Hilir Utara, Kabupaten Ketapang 

Dugaan Pelanggaran Kampanye, Warga Akui Terima Pinjaman Dua Mesin Perontok Padi 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Terkait kasus dugaan pelanggaran Kampanye dengan barang bukti berupa mesin perontok padi yang diduga dibagikan oleh satu diantara caleg dari PDIP Dapil I Ketapang, ternyata tidak hanya satu unit.

Selain sebelumnya diberitakan, kalau mesin tersebut diserahkan kepada kader partai di tingkat desa, mesin perontok padi tersebut juga diduga diserahkan kepada warga. Hal ini berdasarkan pengakuan dari satu diantara warga yang menerima mesin perontok padi tersebut.

Warga yang menerima bantuan mesin perontok padi tersebut bernama Abdul Wahid, warga RT 01/01 Desa Kuala Tolak Kecamatan Matan Hilir Utara.

Baca: Kelilingi 34 Provinsi Menggunakan Sepeda, Masrani Cari Obat Epilepsi Sang Buah Hati

Baca: Wapres JK Tegaskan Bisa Lawan Uni Eropa soal Diskriminasi Sawit Indonesia

Baca: KPU RI Ungkap Hampir 800 Ribu Urus Pindah Memilih

Mesin perontok padi tersebut dia terima sekitar awal bulan Maret kemarin.

"Warna mesinnya hijau," katanya kepada awak media, Selasa (26/03/2019) siang.

Wahid menceritakan, jika memasuki bulan Maret ini masyarakat yang menanam padi sudah mulai panen, termasuk juga dirinya.

Ia pun mengaku kesulitan untuk merontokkan padi. Selain tidak punya alat, dia juga kesulitan untuk meminjam, bahkan menyewa mesin perontok padi tersebut.

"Tidak ada yang menyewakan, dipakai semua," jelasnya.

Wahid melanjutkan, padi yang sudah memasuki musim panen, mau tidak mau harus segera dipanen. Karena mesin perontoknya belum ada, ia pun mendatangi satu diantara caleg dari PDIP dapil I, bernama Silvanus, dengan tujuan meminta bantuan mesin perontok padi.

Halaman
12
Penulis: Nur Imam Satria
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved