Terjaring Razia, Ini Sejumlah Alasan Pengendara Tak Lengkap Administrasi, Ada Yang Ngaku Gak Mikir

BPKPD Provinsi Kalbar bersama dengan Dirlantas Polda Kalbar menggelar Razia Gabungan di jalan Sutan Syahrir Kota Pontianak.

Terjaring Razia, Ini Sejumlah Alasan Pengendara Tak Lengkap Administrasi, Ada Yang Ngaku Gak Mikir
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/FERRYANTO
Suasana Razia Gabungan di Rumah Radank. Senin (25/3/2019). 

Terjaring Razia, Ini Sejumlah Alasan Pengendara Tak Lengkap Administrasi, Ada Yang Ngaku Gak Mikir

TRIBUN PONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - BPKPD Provinsi Kalbar bersama dengan Dirlantas Polda Kalbar menggelar razia gabungan di jalan Sutan Syahrir Kota Pontianak.

Terlihat pada razia gabungan yang turut diikuti oleh Polisi Militer, Satpol PP, dan Jasa Raharja ini, puluhan orang terjaring Razia.

Saat terjaring, berbagai alasan pun diungkapkan oleh para pengendara ini kepada petugas yang bertugas.

Seperti halnya Saini pria paruh baya yang terjaring, ia mengungkapkan bahwa dirinya terjaring Razia karena surat pajak kendaraan miliknya telah mati sejak 2017 silam.

Baca: Kunjungan Kerja Komisi A DPRD Kabupaten Temanggung Jawa Tengah

Baca: Hari Ini BMKG Pantau 6 Titik Panas di Kalbar

Baca: Polres Mempawah Terima Kunjungan Bidkum Polda Kalbar

"Saya ni mau berangkat kerja di belang rumah Radank ni, Motor saye ni Second, pas 2017 tu mau bayar pajak, tapi disuruh Balek nama, Balek nama disuruh bawa fotokopi KTP yang punya, saye ndak Ade, jadilah Ndak terbayar sampai sekarang"ujarnya pada Tribun.

Kemudian, hal lain di ungkapkan oleh Sisi, seroang mahasiswa universitas terkemuka di Kota Pontianak asal Kabupaten Bengkayang yang terjaring Razia karena belum membayar pajak kendaraan.

"Pajak mati, saya kan dari Bengkayang, ini motor kawan, dia dari Sekadau, kawan tu cuman di suruh makai sama orang tuanya, ndak pernah ngurus bayar ini itu, terima bersih lah biasanya, ndak sadar kalau pajak mati, tadi si udah lengkap, cuman di pajaknya aja,"katanya.

Selain itu, ada pula 2 orang gadis remaja warga Pontianak Utara, sebut saja namanya Mawar DNA Melati yang terjaring Razia, mereka terjaring karena tidak membawa SIM dan STNK.

"Ndak bawa STNK, SIM juga Ndak ada,"ujarnya.

Ketika ditanyai apa sebabnya mereka Tidka membawa surat - surat, mereka menjawab "ndak terfikir tadi mau bawa, tadi mau ke mall tapi pas lewat disini ade razia,"katanya.

Penulis: Ferryanto
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved