Lantik Pengurus DMI Kapuas Hulu, Ria Norsan: Boleh Berbicara Politik di Masjid

Wakil Gubernur Provinsi Kalimantan Barat Ria Norsan telah melantik langsung pengurus daerah dewan masjid Indonesia

Lantik Pengurus DMI Kapuas Hulu, Ria Norsan: Boleh Berbicara Politik di Masjid
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Wagub Kalbar Ria Norsan saat melantik kepengurusan baru Pengurus DMI Kabupaten Kapuas Hulu, di Rumah Dinas Bupati Kapuas Hulu, Minggu (24/3/2019) malam kemarin. 

Lantik Pengurus DMI Kapuas Hulu, Ria Norsan: Boleh Berbicara Politik di Masjid

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - Wakil Gubernur Provinsi Kalimantan Barat Ria Norsan telah melantik langsung pengurus daerah dewan masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Kapuas Hulu, di Rumah Dinas Bupati Kapuas Hulu, Minggu (24/3/2019) malam kemarin.

Dalam pelantikan itu, Ria Norsan mengucapkan selamat kepada pengurus daerah DMI Kabupaten Kapuas Hulu yang telah dilantik atau dikukuhkan tersebut.

"Mudah-mudahan pelantikan ini, dapat melaksanakan tugasnya dengan sebaik mungkin," ujarnya kepada wartawan, Senin (25/3/2019).

Ketua DMI Provinsi Kalbar itu menjelaskan, pengurus dewan masjid Indonesia tidak ada gaji atau honornya, tapi yang memberikan gajinya adalah Allah SWT.

Baca: Pemkot Jadikan Guru Duta Anti Narkoba, 1000 Guru Jadi Sasaran Tes Urine

Baca: Tiffany Lamar Sandi, Istri Sandiaga Uno Tampilkan Foto-foto Kemesraan Berdua

Baca: Bupati Sambas Pantau Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer

Baca: 90 Tim Siap Bertanding Pada Turnament Sepak Bola Danyon Zipur 6 Open Cup Tahun 2019

"Barang siapa yang membangun rumah Allah SWT, Insya Allah nantinya akan dibangun oleh Allah SWT rumahnya di Surga, Amin," ucapnya.

Saat ini kata Ria Norsan, sudah berlomba-lomba untuk membangun masjid dan terlihat sangat megah sekali. Tapi jangan sampai membangun masjid seperti keranda orang yang sudah meninggal dunia. "Dimana masjid dibangun sangat bagus dan megah, tapi jamaah masjid tidak ada," ujarnya.

Maka dari itu jelas mantan Bupati Mempawah dua periode tersebut, mengingatkan kepada pengurus DMI Kabupaten Kapuas Hulu, untuk bisa mengelola masjid dengan sebaik-baiknya.

"Jadi masjid tidak hanya sebagai tempat beribadah, tapi juga untuk mengembangkan perekonomian umat dan lainnya sebagainya," ucapnya.

Wagup juga menuturkan, pengurus masjid juga jangan takut untuk berbicara politik di masjid. Karena tidak ada apa-apa. Sedangkan yang tak boleh dalam masjid adalah, berbicara menjelek-jelekkan orang lain.

"Kalau untuk berbicara politik demi kemaslahatan umat, dan demi kebaikan bersama di suatu daerah tidak masalah," ungkapnya.

Penulis: Sahirul Hakim
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved