Indeks Pembangunan Manusia Kapuas Hulu Rendah, Pemprov Gratis Sekolah SMA dan Sederajat

Ria Norsan menyatakan untuk pencapaian misi mewujudkan masyarakat yang sehat, cerdas, produktif, dan inovatif,

Indeks Pembangunan Manusia Kapuas Hulu Rendah, Pemprov Gratis Sekolah SMA dan Sederajat
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/SAHIRUL HAKIM
Foto bersama Wakil Gubernur Kalbar Ria Norsan pelajaran SMA dan SMK di Kabupaten Kapuas Hulu, yang mendapatkan sekolah gratis. 

Indeks Pembangunan Manusia Kapuas Hulu Rendah, Pemprov Gratis Sekolah SMA dan Sederajat

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - Wakil Gubernur Provinsi Kalimantan Barat Ria Norsan menyatakan untuk pencapaian misi mewujudkan masyarakat yang sehat, cerdas, produktif, dan inovatif, indeks pembangunan manusia Kalimantan Barat targetkan menjadi 67,87 pada tahun 2020.

"Dimana sampai dengan tahun 2017 Indeks Pembangunan Manusia Kalimantan Barat hanya 66,26. Untuk mencapai target tersebut, kami meminta Kabupaten Kapuas Hulu juga ikut bekerja keras, untuk membuat dan melaksanakan kebijakan pembangunan yang mengarah kepada peningkatan IPM dari semua dimensi, baik itu dimensi pendidikan, kesehatan maupun perekonomian," ujarnya kepada wartawan di Gedung DPRD Kapuas Hulu, Senin (25/3/2019).

Baca: LIVE Fakta TVOne Senin (25/03) Pukul 20.00 WIB, Dagang Jabatan Di Kemenag, Siapa Lagi yang Terlibat?

Baca: Kalbar 24 Jam - Remaja 19 Tahun Dibacok, 16,5 M untuk Gedung SPN, hingga Cerita Korban Putus Tangan

Baca: TERPOPULER - Jadwal MotoGP Argentina 2019, Reaksi Ahok di Peresmian MRT,hingga Kualifikasi Euro 2020

Terlebih apabila kata Ria Norsan, kalau di lihat kondisi IPM Kabupaten Kapuas Hulu pada tahun 2017 sebesar 64,18 poin, masih berada dibawah IPM Provinsi. "Untuk membantu Kabupaten Kapuas Hulu dalam peningkatan IPM, khususnya dimensi pendidikan, mulai tahun ini kami akan menggratiskan pendidikan menengah baik itu SMA maupun SMK," ucapnya.

Pendidikan menengah gratis ini diharapkan dapat meningkatkan harapan lama sekolah dan rata-rata lama sekolah di Kalimantan Barat. Selain itu juga skema peningkatan kualitas pendidikan juga akan dilakukan melalui Pembangunan SMA dan SMK Unggulan disetiap Kabupaten/Kota.

"Pembangunan SMA dan SMK unggulan ini diharapkan dapat memberikan pemerataan terhadap kualitas pendidikan di seluruh Kabupaten/ Kota di Kalimantan Barat," ungkapnya.

Penulis: Sahirul Hakim
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved