Hari ini Sutarmidji Serahkan Tiga Nama Calon Sekda Kalbar ke Kemendagri

Sutarmidji menuturkan ketiga peserta yang meraih nilai tertinggi akan segera diserahkan kepada presiden melalui Kemendagri

Hari ini Sutarmidji Serahkan Tiga Nama Calon Sekda Kalbar ke Kemendagri
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Anesh Viduka
Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji menyampaikan arahannya saat membuka┬áDiklat Kepemimpinan Tingkat IV Angkatan XXIII provinsi Kalimantan Barat tahun 2019 di kantor BPSDM provinsi Kalimantan Barat, Pontianak, Selasa (12/3/2019). Diklat Kepemimpinan ini diikuti 40 peserta dan berlangsung sejak 12 Maret sampai 5 Juli 2019. TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA 

Hari ini Midji Serahkan Tiga Nama Calon Sekda Kalbar ke Kemendagri

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pansel seleksi jabatan sekda Kalbar resmi melansir tiga besar peserta open biding jabatan sekda Kalbar. Ketiga nama tersebut merupakan peraih nilai tertinggi selama proses seleksi jabatan sekda.

Ketiga peserta tersebut di antaranya A L Leysandri, Ignasius IK, dan Alexander Rombonang.

Gubernur Kalbar Sutarmidji menuturkan ketiga peserta yang meraih nilai tertinggi akan segera diserahkan kepada presiden melalui Kemendagri.

"Hari ini akan kita serahkan hasil seleksi pansel ke presiden. Nah terserah nanti akan diputuskan yang mane, tapi harus dengan alasan-alasan yang rasional," ujarnya Senin (25/3/2019).

Baca: Bank BNI Cabang Ketapang Sambut Baik Kerjasama Dengan Kejari Ketapang

Baca: HASIL Akhir Timnas Indonesia vs Myanmar, Cuplikan 2 Gol di Laga Perdana Pelatih Simon McMenemy

Baca: Kalbar 24 Jam - Remaja 19 Tahun Dibacok, 16,5 M untuk Gedung SPN, hingga Cerita Korban Putus Tangan

"Kalau saye siapapun bise, akan tetapi sebagaimane yang sering saya sampaikan nilai sudah kita sampaikan dan bedanya tipis," imbuhnya.

Berdasarkan hasil pengumuman dengan nilai tertinggi diraih Leysandri yang saat ini menjabat sebagai Sekda Sanggau mencapai 78,11 poin. Peringkat kedua dengan raihan nilai komulatif 77,67 poin diraih Ignatius Ik yang saat ini menjabat Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Kalbar dan peringkat ketiga ditempati oleh Alexander Rambunang yang saat ini menjabat sebagai Assistant Pemerintahan Dan Kesejahteraan rakyat Pemprov Kalbar mencapai 77,14 poin.

Ia menyampaikan jika tak ingin dicurigai tentunya pihak kemendagri akan menentukan sekda defenitif sesuai dengan hasil dari tim pansel.

"Mudah-mudahan saja sesuai dengan pansel, jadi jangan ada yang mau coba melobi, mentang keputusannya di Kemendagri dan yang mengambil pertimbangan Pesiden," ujarnya.

Ia mencontohkan seperti Kaltim yang sampai sekarang tidak dilantik karena Gubernur terpilihnya sebelum disampaikan tiga nama oleh tim pansel sudah diminta rekomendasinya siapa rekomendasinya yang tertinggi nilainya ada surat pernyataannya, tau-tau yang jadi bukan yang tertinggi nah sampai sekarang ribut.

"Sama juga yang di Bandung, Sekda Bandung juga polemik, saya tidak mau ada polemik dalam penentuan Sekda. Semua sudah lulus tes, hormati, tidak untuk mendahului tapi sebaiknya yang nilai tertinggi," tegasnya.

Terkait dengan hasil dari Pansel sendiri, Midji tidak mau lagi menilai karena sepenuhnya telah diserahkan ke Pansel. Didalam komposisi pansel sendiri sudah terbukti integritasnya di antaranya ada Penjabat Gubernur Kalbar Dody Riyadmaji, Prof Kamarullah Ahli Tata Negara, Prof Edi Suratman yang dan Assement dari Kepolisian serta dari widiswara.

"Saya tidak mau nilai lagi, pokoknya hasil dari nilai pansel ya sudah. Pansel itu orang dalam hanya satu saja itu pun dari Bandiklat. Integritasnya tak perlu diragukan lagi," ujarnya.

Ia juga tidak ada mencampuri urusan dari tim pansel dan dirinya juga tidaka ada mewancarai tiga nama calon sekda tersebut sebelum dikirim ke Kemendagri.

Ketika dikonfirmasi kapan pelantikan akan dilaksanakan orang nomor satu di Kalbar itu memastikan menunggu surat keputusan yang dikeluarkan oleh Kemendagri.

"Menunggu porses, sampai ada SK Presiden, saya rasa harus cepat, satu bulan paling lama. Saya kalau besok keluar SK nya, besok saya lantik," ujarnya.

Penulis: Hamdan Darsani
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved