Tangan Istri Putus

Perilaku Tebas Tangan Istri Hingga Putus, Psikolog: Miliki Dampak Besar Pada Pola Asuh Anak

Kejadian seorang suami yang tega menganiaya istrinya hingga menyebabkan luka-luka berat, bahkan lengan kanan putus menurut psikolog

Perilaku Tebas Tangan Istri Hingga Putus, Psikolog: Miliki Dampak Besar Pada Pola Asuh Anak
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Ya'M Nurul Anshory
Mini Susilawati (27) sedang dirawat di ruang Boromeus bed 3, RS Antonius Pontianak, Minggu (24/3/2019). 

Perilaku Tebas Tangan Istri Hingga Putus, Psikolog: Miliki Dampak Besar Pada Pola Asuh Anak

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kejadian seorang suami yang tega menganiaya istrinya hingga menyebabkan luka-luka berat, bahkan lengan kanan putus menurut psikolog memiliki dampak sangat besar pada pola asuh anak.

Korban merupakan seorang ibu tiga anak dimana ia mempunyai anak berusia tiga bulan, tiga tahun dan delapan tahun.

Psikolog, Sarah, S.Psi., M.Psi., mengatakan dampak psikologis bukan hanya pada anak yang usia tiga bulan, tapi pada semua anak dengan kondisi yang berbeda.

Baca: Indonesia Vs Vietnam, Pengamat Sepakbola Vietnam Sebut Timnas U-23 Indonesia Sulit Dikalahkan

Baca: Detones by Afgan, Aplikasi Komplit Buat Kamu Yang Suka Karaoke

Baca: Jokowi Perintahkan Gubernur Anies Bangun MRT Fase 3 Sejauh 31 KM

"Pada anak pertama, berusia delapan tahun, yang sudah mulai ada pemahaman tentang situasi keluarganya kemungkinan akan berpengaruh lebih besar dari adik-adiknya," ujarnya, Minggu (24/3/2019).

Kemudian pada anak yg kedua kata dia, anak berusia tiga tahun sudah mampu mengingat tapi belum punya pemahaman tentang apa yang terjadi,"

Sedangkan pada anak bayi usia tiga bulan menurut Sarah, dampaknya lebih dipengaruhi oleh kondisi keluarga pasca kejadian karena tentu akan terdapat perubahan yang besar pada pola asuh anak.

Selain pola asuh anak, hal itu membuktikan bahwa dampak dzat narkotik dalam tubuh manusia mampu mempengaruhi akal dan pikiran.

"Sekali lagi terbukti bahwa narkoba sangat berbahaya dan layak untuk mendapat stigma barang haram," ucapanya.

Lebih dalam ia mengatakan, narkoba bukan hanya merusak fisik orang yang mengkonsumsinya, tetapi juga merusak kepribadian orang yang mengkonsumsinya.

"Akibat lain yang dtimbulkan narkoba yakni mempengaruhi interaksi pengguna dengan orang lain, termasuk dengan pasangan," ungkapnya.

Padahal kara Sarah, dalam menjalani kehidupan rumah tangga tentu ada konflik-konflik yang perlu diselesaikan.

"Namun masih, perlu dilakukan pemeriksaan lebih dalam apakah terduga pelaku melakukan perbuatanya dalam keadaan sadar atau dibawah pengaruh narkoba," tandasnya.

Penulis: Ya'M Nurul Anshory
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved