Penjelasan Gubernur Jatim Khofifah yang Namanya Disebut Mantan Ketum PPP Romahurmuziy

Untuk tahu saja saya tidak punya kepentingan, apalagi sampai ikut campur. Itu urusan kementerian masing-masing

Penjelasan Gubernur Jatim Khofifah yang Namanya Disebut Mantan Ketum PPP Romahurmuziy
KOMPAS.com/Wisnu Nugroho
Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur pada Pilkada 2018, Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak, di Studio Kompas TV, Rabu (7/3/2018). 

Penjelasan Gubernur Jatim Khofifah yang Namanya Disebut Mantan Ketum PPP Romahurmuziy  

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SURABAYA - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa membantah pernyataan mantan Ketua Umum PPP Romahurmuziy yang menyebut dirinya ikut merekomendasikan Haris Hasanudin sebagai Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Timur.

"Silakan tanya kepada Pak Romy sendiri, yang saya takut, ada yang mengatasnamakan saya dalam kasus tersebut," kata Khofifah di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Sabtu (23/3/2019).

Baca: Lima Parpol di Kalbar Dibatalkan Jadi Peserta Pemilu Tingkat Kabupaten Kota

Baca: The Gade Night Fun Run 2019, PT Pegadaian Hidupkan Kota Singkawang Lewat Olahraga

Baca: Petugas Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 293 Bibit Ikan Arwana ke Malaysia di Bis Damri

Dia mengaku kaget saat tahu bahwa Romy menyebut namanya dalam kasus tersebut.

"Saya juga kaget, rekomendasi apa yang dimaksud. Bisa ditanya Mas Romy saja," ucap Khofifah.

Khofifah mengaku bertemu Romy pada pertengahan Februari lalu di istana negara saat acara pelantikannya sebagai Gubernur Jawa Timur oleh Presiden Joko Widodo.

Sebagai Gubernur Jawa Timur, Khofifah tidak memiliki kepentingan untuk mengetahui proses seleksi Kepala Kakanwil Kemenag Jawa Timur.

"Untuk tahu saja saya tidak punya kepentingan, apalagi sampai ikut campur. Itu urusan kementerian masing-masing," jelasnya.

Baca: Jadwal F1 Bahrain 2019 Ferrari Ubah Nama, Valtteri Bottas Yakin Kalahkan Lewis Hamilton di Formula 1

Baca: Inilah 5 Zodiak yang Dikenal Manis Dalam Berbicara, Kamu Masuk Gak?

Baca: Syahrini Reino Barack Pamer Kemesraan Bulan Madu di Swiss, Luna Maya Kepergok Nangis di Tempat Ini!

Seperti diberitakan, Romahurmuziy kepada wartawan, mengaku hanya memfasilitasi tokoh Jawa Timur termasuk Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, agar merestui Haris Hasanudin sebagai Kepala Kanwil Kemenag Jawa Timur.

Dia juga membantah telah mengintervensi proses seleksi Kepala Kanwil Kemenag Jawa Timur. Sebagai anggota DPR, dia hanya menghimpun aspirasi dari berbagai pihak tentang sosok Kepala Kanwil Kemenag Jawa Timur.

Dalam kasus ini, Romy diduga menerima uang dengan total Rp 300 juta dari dua pejabat Kemenag di Jawa Timur.

Mereka adalah Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jawa Timur Haris Hasanuddin dan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik Muafaq Wirahadi.

Uang itu diduga sebagai komitmen kepada Romy untuk membantu keduanya agar lolos dalam seleksi jabatan di wilayah Kemenag Jawa Timur.  (*)

Artikel ini telah terbit di kompas.com dengan judul Bantah Romahurmuziy, Khofifah Tak Pernah Merasa Rekomendasikan Kepala Kanwil Kemenag

Editor: Rihard Nelson Silaban
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved