Kanwil DJPb Kalbar Gelar Rakor Bersama Badan Layanan Umum Daerah se-Kalbar

Edward UP Nainggolan dalam sambutannya menekankan bahwa tujuan dibentuknya BLUD adalah peningkatan kinerja layanan

Kanwil DJPb Kalbar Gelar Rakor Bersama Badan Layanan Umum Daerah se-Kalbar
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Kanwil Ditjen Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Kalbar diselenggarakan Rapat Koordinasi BLUD se-kalbar diselenggarakan Rapat Koordinasi BLUD di wilayah Provinsi Kalbar 

Kanwil DJPb Kalbar Gelar Rakor Bersama Badan Layanan Umum Daerah se-Kalbar

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,PONTIANAK - Kanwil Ditjen Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Kalbar menyelenggarakan Rapat Koordinasi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) se-Kalbar diselenggarakan Rapat Koordinasi BLUD di wilayah Provinsi Kalbar Bertempat di Aula DJPb Provinsi Kalbar Jumat, (22/3/2019).

Peserta yang hadir seluruh Pimpinan RSUD, Kepala Dinas Kesehatan dan Kepala BPKAD se-Provinsi Kalbar Kakanwil DJPb, Edward UP Nainggolan dalam sambutannya menekankan bahwa tujuan dibentuknya BLUD adalah peningkatan kinerja layanan. Sehingga diperlukan perubahan pola pikir pengelola BLUD demi terciptanya peningkatan kualitas layanan rumah sakit kepada seluruh masyarakat Kalbar.

Baca: Sedang LIVE Meksiko VS Chile, Sepanjang Babak I Kedua Tim Saling Serang dan Sama Kuat

Baca: JADWAL Debat Capres Part 4 Sabtu (30/3), UPDATE Hasil Survei Terbaru Pilpres Versi 5 Lembaga Survei

Baca: Jadwal Rising Star Indonesia Senin 25 Maret, Ini Daftar Kontestan di Super 7 RSI, Live RCTI!

Edward mengatakan hal ini bisa dicapai apabila ada niat dan sinergi dari RSUD, Dinkes, BPKAD dan Kanwil DJPb sebagai Pembina BLU/BLUD.

Ia mengaku hingga saat ini hampir seluruh RSUD dan beberapa Puskesmas di Kalbar sudah menjadi BLUD, yang belum adalah RSUD Kayong Utara dan RSJ Provinsi Kalbar di Singkawang.

Pada saat pemaparan materi Edward UP Nainggolan menyampaikan bahwa Kanwil DJPb siap melakukan sinergi dalam rangka pembentukan BLUD khusunya RSUD serta upaya untuk peningkatan kinerja layanan dengan tujuan kepada perbaikan kinerja keuangan.

Selanjutnya juga disampaikan bahwa BLUD merupakan salah satu gambaran tentang Reformasi Keuangan Negara, dimana BLUD merupakan wujud nyata dari pelaksanaan anggaran berbasis kinerja, penerapan tata kelola yang baik, kemandirian pengelolaan keuangan dan pelaksanaan pertanggungjawaban yang transparan.

Baca: Ariel Noah Tanggapi Isu Kedekatannya dengan Host Rising Star Indonesia Sere Kalina

Baca: Lamar Siti Badriah Saat Liburan di Korea, Ternyata Ini Pekerjaan Krisjiana Calon Suami Sibad

Konsep BLUD adalah pencapaian peningkatan kinerja Rumah Sakit melalui fleksibilitas pengelolaan keuangan dan tata kelola yang baik. Dikemukakan juga dalam untuk gaji pegawai agar tidak terburu-buru menerapkan renumerasi dan sementara masih menggunakan perhitungan jasa medis.

Pada akhir rakor Edward UP Nainggolan mengingatkan bahwa BLUD adalah untuk meningkatkan kinerja bukan mengejar fleksibilitas pengelolaan keuangan. Implementasi BLUD yang baik menuntut perubahan pola pikir dari pengabil keputusan di Pemda, membuat perangkat-perangkat yang baik, pimpinan BLU mempunyai jiwa enterpreneurship dan terciptanya tata kelola BLUD yang baik.

Penulis: Maskartini
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved