Kusmana: Banyak Mitra Yang Membantu Untuk Menyukseskan Program BKKBN

Rapat Koordinasi Teknis Kemintraan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional( BKKBN )

Kusmana: Banyak Mitra Yang Membantu Untuk Menyukseskan Program BKKBN
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ANGGITA PUTRI
Kepala perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional ( BKKBN ) Kalimantan Barat, Kusmana Saat membuka Rapat koordinasi teknis (Rakornis) di hotel Grand Mahkota Hotel, Kota Pontianak. 

Kusmana: Banyak Mitra Yang Membantu Untuk Menyukseskan Program BKKBN

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,PONTIANAK - Rapat Koordinasi Teknis Kemintraan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional( BKKBN ), program Keluarga Berencana Pembangunan Keluarga (KKBPK) Kalimantan Barat 2019, diselenggarakan di Mahkota Grand Hotel, Jalan Sidas Tengah, Kota Pontianak, jumat (22/3/2019).

Kepala perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional( BKKBN ) Kalimantan Barat, Kusmana menyampaikan Rapat koordinasi teknis (Rakornis) ini untuk menyamakan persepsi kerja yang dilakukan tidak bisa sendiri.

BKKBN punya prinsip gotong-royong dan punya mitra untuk selalu bermitra atau bekerjasama, dan bersinergisitas untuk mengkoordinasikan seluruh mitra BKKBN.

Baca: Pengamanan Pemilu 2019, Pemkab Mempawah Harap TNI-Polri Cegah Potensi Kerawanan

Baca: Kapolda Kalbar Pastikan TNI Polri Kerja Netral dan Profesional Sukseskan Pemilu

Baca: Data KPPAD Kalbar Sambas Tertinggi Kasus Kekerasan Seksual Terhadap Anak, Ini Tanggapan Ketua DPRD

Baca: Sepekan Ditahan, Begini Kondisi Rutan KPK yang Dikeluhkan Romahurmuziy

Sehingga target yang sudah ditetapkan dalam rencana kerja strategis.

Dari beberapa rencana sudah ada indikator yang berhasil dicapai yaitu penurunan angka kelahiran, kemudian peserta Keluarga Berencana (KB) ditingkat pemakaian alat kontrasepsi modern, dan menurunkan angka kelahiran dikelompok umur 15 tahun.

"Tantangan kedepan yaitu masih ada pasangan usia subur yang sudah bisa ikut KB tapi masih belum dapat dilayani," ujar Kusmana.

Hal ini berkaitan dengan jangkauan melalui pelayanan yang ada dipedalaman melalui aliran sungai.

Bahkan ada beberapa kawasan yang telah bisa dijangkau melalui kegiatan kapal Bangkong sebagai upaya untuk menekan semua masalah.

"Upaya ini tidak akan pernah selesai karena negara harus hadir pada keluarga yang memerlukan KB," ujarnya kembali.

Halaman
12
Penulis: Anggita Putri
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved