Abdul Rahim Pimpin Forum Puspa Kabupaten Sanggau

Abi Milka membuka Sosialisasi pembentukan forum Partisipasi Publik Untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (Puspa).

Abdul Rahim Pimpin Forum Puspa Kabupaten Sanggau
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan Dinsos P3KB Kabupaten Sanggau, Abi Milka saat foto bersama usai membuka sosialisasi pembentukan forum Partisipasi Publik Untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (Puspa). Kegiatan berlangsung di Aula Hotel Meldy Sanggau, Kamis (21/3/2019). 

Abdul Rahim Pimpin Forum Puspa Kabupaten Sanggau

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan, Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (Dinsos P3KB) Kabupaten Sanggau, Abi Milka membuka Sosialisasi pembentukan forum Partisipasi Publik Untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (Puspa).

Kegiatan berlangsung di Aula Hotel Meldy Sanggau, Kamis (21/3/2019).

Dalam kegiatan tersebut dilakukan pemilihan Ketua harian Forum Puspa Kabupaten Sanggau periode 2019-2021. Abdul Rahim SH terpilih secara aklamasi sebagai Ketua harian forum Puspa. Rahim sapaan akrabnya Mewakili LSM Citra Hanura Sanggau.

Abdul Rahim mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah mempercayai dirinya dalam memimpin Puspa. Tentu, lanjutnya, ini bukan perkara mudah, tetapi kalau komitmen pencegahan terhadap perempuan dan anak ini terus kita pegang, ia yakin kasus yang menimpa perempuan dan anak di daerah kita dapat kita minimalisir.

Baca: Kapolda: Ada Tiga Hal Indikator Akibat Terjadinya Karhutla

Baca: Kapolda Kalbar Sebut Ada 182 Desa di Kalbar Memiliki Potensi Karhutla

Baca: Ramalan Zodiak Capricorn Jumat 22/3 Seret! Libra, Sagitarius dan Aquarius, Bintang Kamu Sempurna

“Kita akan segera melakukan koordinasi lintas organisasi mencari desa fokus yang kontinyu membina desa. Hal ini dilakukan sebagai bentuk sinergisitas dalam upaya pencegahan kekerasan perempuan, anak dan kesenjengan ekonomi perempuan, ”tegasnya.

Sementara itu, Kabid pemberdayaan perempuan DinSos P3KB Kabupaten Sanggau Abi Milka, menyampaikan bahwa, kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Sanggau tercatat 25 kasus dengan rincian 20 kasus yang menimpa anak dan 5 kasus yang terjadi pada perempuan.

“Oleh karena itu salah satu tugas forum Puspa adalah menjembatani antara Pemerintah dengan elemen masayarakat untuk mencegah terjadinya kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Sanggau, ”tuturnya.

Hadir juga Ketua Forum Puspa Provinsi Kalbar, Reny Hidjazie, perwakilan TP PKK Sanggau, perwakilan GOW Sanggau, Perwakilan DWP Sanggau, Forum anak daerah (FAD), BKMT, Muslimat NU, Aisiyah, PWKI, perempuan melayu, akadamisi, pengusaha, media massa, perwakilan tokoh melayu, perwakilan tokoh adat dayak dan undangan lainnya.

Penulis: Hendri Chornelius
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved