Indonesia Lawyers Club

Di ILC tvOne Selasa (19/3), Raja Dangdut Rhoma Irama Kenang Perjuangannya Bersama PPP

Saat itu, ia rajin dan aktif kampanye keliling Indonesia. Rhoma bahkan siap berkorban harta bahkan jiwa untuk membela PPP dari tahun 1977-1982.

Di ILC tvOne Selasa (19/3), Raja Dangdut Rhoma Irama Kenang Perjuangannya Bersama PPP
TRIBUNNEWS.COM
Rhoma Irama 

Untuk memastikan kebenaran kabar itu, Rhoma bahkan datang langsung membesuk Suryadharma Ali ke Lapas Sukamiskin. 

"Hal ini sangat menyakitkan karena berapa banyak orang telah korbankan harta dan jiwa. Dulu kampanye keras, tidak kayak sekarang. Dulu kami berdarah-darah berjuang dengan beliau," kata Rhoma Irama.

Rhoma kembali meluapkan rasa kekecewaannya bahwa tidak seharusnya PPP terjerumus terhadap kasus-kasus seperti ini. 

Ada simbol Islam yakni Ka'bah yang termuat dalam bendera PPP. 

Baca: Pendaftaran Kriya Marathon Sudah Ditutup, Kembali Buka Pada September

Baca: Malam Ramah Tamah Borneo Forum Gapki Kalbar

Baca: Musdat VI, Yohanes Ontot Kembali Pimpin DAD Sanggau

Kasus ini, kata dia, betul-betul sangat menyakiti perasaan umat Islam yang merasa tercemar dan terciderai.

"Saya dan ulama yang berijtihad dan beristikharah membuat simbol ini. Saya kira arwah ini tidak pernah rela terhadap hal-hal seperti ini," tegasnya.

Berkaca dari kasus ini, Rhoma Irama mengimbau kepada partai-partai politik bersimbol Islam untuk selalu ingat bahwa di pundak tergantung nama baik umat dan Islam. 

"Di pundak anda ada Islam. Ada nama baik umat dan islam. Semoga ke depan ornag-orang yang terlanjur buat salah untuk taubatan nasuha. Sehingga, tidak terjatuh dan tidak merusak citra Islam secara nasional," tandasnya. 

Baca: Musdat VI, Yohanes Ontot Kembali Pimpin DAD Sanggau

Baca: DJBC Kalbagbar Sebut Dermaga Tak Resmi Potensi Masuk Barang Haram

Baca: VIDEO: PT New Kalbar Processors Gelar Bhakti Sosial Donor Darah dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Tema yang diangkat kali ini adalah"OTT Romy, Ketua Umum PPP: Pukulan Bagi Kubu 01?".

ILC dibuka lewat penampilan raja dangdut Indonesia Haji Rhoma Irama yang melantunkan lagu ciptaannya berjudul Indonesia.

ILC edisi kali ini menghadirkan Juru Bicara Tim Kampanye nasional (TKN) Jokowi-Maruf, Nusron Wahid dan Razman Arif Nasution, Mantan Irjen Kementerian Agama Republik Indonesia  M Yasin, Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Donal Fariz dan Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Prof DR Mahfud MD.

Kemudian, Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah, Mantan Wakil Menkumham RI Prof Deni Indrayana, Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Fadli Zon, Mantan Poltisi PPP Ahmad Yani, Guru Besar UIN Malang Prof Mujiya Rahardjo dan Budayawan Ridwan Saidi.

Dalam diskusi kali ini, Rocky Gerung kembali tidak dihadirkan. 

Topik ini direvisi dari judul sebelumnya

Halaman
1234
Penulis: Rizky Prabowo Rahino
Editor: Rizky Prabowo Rahino
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved