Indonesia Lawyers Club

LIVE ILC tvOne Selasa (19/3), Karni Ilyas Sebut Korupsi Indonesia Stadium 4

Presiden ILC Karni Ilyas mengatakan isu jual beli jabatan tidak hanya berkembang di tingkat Kementerian atau wilayah saja.

LIVE ILC tvOne Selasa (19/3), Karni Ilyas Sebut Korupsi Indonesia Stadium 4
KOLASE/TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Instagram@presidenilc
ILC TVOne - Karni Ilyas Pastikan Hoaks 7 Kontainer Bakal Dikupas Tuntas Malam Ini, Bukan di ILC 

LIVE ILC tvOne Selasa (19/3), Karni Ilyas Sebut Korupsi Indonesia Stadium 4 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Sedang berlangsung siaran langsung program diskusi Indonesia Lawyers Club (ILC) TVOne edisi, Selasa (19/3/2019) malam ini, mulai pukul 20.15 WIB.

Tema yang diangkat kali ini adalah"OTT Romy, Ketua Umum PPP: Pukulan Bagi Kubu 01?".

Baca: Hotman Paris Investigasi Jet Pribadi yang Dipakai Istri Reino Barack: Apakah Mampu Syahrini Bayar?

Baca: LIVE ILC tvOne Selasa (19/3) Tema OTT Romy, Ketua Umum PPP: Pukulan Bagi Kubu 01?

Baca: LIVE ILC tvOne Selasa (19/3), Karni Ilyas Akui Sangat Terkejut OTT Jerat Rommy

Presiden ILC Karni Ilyas mengatakan isu jual beli jabatan tidak hanya berkembang di tingkat Kementerian atau wilayah saja.

Konon, isu jual beli jabatan juga terjadi di tingkat kabupaten. 

"Juga melanda pendidikan. Konon, jadi rektor pun ada harganya," ujarnya saat menyampaikan prolog diskusi. 

Menurut dia, jual beli jabatan tidak hanya terjadi pada posisi rektor. Untuk jadi Kepala Sekolah Dasar (SD) pun sekarang ada harganya.

Baca: TARIF Menggiurkan Gadis Pontianak Nikah dengan Pria Tiongkok dan Taiwan, 7 Gadis Hilang tanpa Kabar

Baca: KISAH Tragis Amoy Pontianak Kawin dengan Pria Taiwan Berujung Rumah Sakit Jiwa, Ava Nikah Usia 18

Baca: Hotman Paris Ungkap Dugaan Perkosaan Oleh Oknum Kepala Desa di Melawi, Korbannya Wanita Muda

"Kalau Kepala SD harus membayar untuk jadi Kepala SD, bisa dibayangkan siapa selanjutnya? Tentu anak didik kita," terangnya.

Kondisi itu memantik keprihatinan. Sebab, anak didik yang baru "menetas" dari balita sudah diajari bahwa negara ini ada korupsi. 

"Tepatlah apa yang dikatakan Prof Alatas di Malaysia pada tahun 1970. Beliau dari Universitas Malaysia atau Malaysian University," imbuh Karni Ilyas.

Dalam pernyataannya, kata Karni Ilyas, Prof Alatas menimpali bahwa Indonesia menjelang stadium keempat soal korupsi. 

Halaman
1234
Penulis: Rizky Prabowo Rahino
Editor: Rizky Prabowo Rahino
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved