Prihatin Terhadap Kasus yang Menimpa Julia, Ini Ulasan Anggota DPR RI Erma Ranik

Ndak mungkin kita ngelarang orang yang mau kawin. Karena banyak juga yang kawin kontrak dapat suami yang baik.

Prihatin Terhadap Kasus yang Menimpa Julia, Ini Ulasan Anggota DPR RI Erma Ranik
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ RIDHO PANJI PRADANA
Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Erma S Ranik 

Prihatin Terhadap Kasus yang Menimpa Julia, Ini Ulasan Anggota DPR RI Erma Ranik 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Erma S Ranik mengaku prihatin dengan kasus yang menimpa Julia Tari alias Dwiwana (17), seorang Gadis Pontianak korban kawin kontak di Tiongkok.

"Tentunya prihatin, karena kasus ini harusnya tidak terjadi lagi, dulu tahun 1995 - 2004 periode tinggi kawin kontrak dengan warna Taiwan. setelah itu menurun drastis," kata Erma, Senin (18/3/2019).

Seperti yang diketahui, Julia Tari alias Dwiwana mengalami hal yang kurang mengenakkan. Karena mengalami KDRT dan ditahan Kepolisian Tiongkok karena visa habis dan tak mempunyai dokumen lainnya.

Baca: Berang Berita Hoax, Hashim: Prabowo Akan Membela Pancasila Sampai Kiamat

Baca: Dialog Kebangsaan dengan Persekutuan Gereja, Ini Penegasan Kapolda Kalbar

Walaupun begitu, menurut Erma, untuk kasus ini tidak perlu dibuat regulasi baru karena yang menikah seperti tersebut personal.

"Ndak mungkin kita ngelarang orang yang mau kawin. Karena banyak juga yang kawin kontrak dapat suami yang baik. cuma kita imbau harusnya dilihat latar belakang calon suami, dan kalau terjadi tindak pidana segera laporkan pada KBRI setempat," katanya.

"Kalau di Taiwan perlindungan terhadap tenaga kerja Indonesia terjamin. kalau dengan Tiongkok nih saya ndak terlalu yakin. Kalau Taiwan memang setahu saya ada semacam MoU antara dua negara," timpal legislator asal Kalbar ini.

Ia pun menilai, Pemda juga tidak bisa melarang orang nyari jodoh, paling, kata dia, pemda mengimbau agar berhati-hati kalau ada tawaran kawin dengan pria di luar negeri.

Lebih lanjut, Erma pun mengungkapkan jika bantuan hukum untum WNI merupakan kewajiban KBRI.

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved