Jadi Panelis Debat Ketiga, Chairil Effendi Siap Terima Masukan Pertanyaan

Kami kan nanti jadi panelis, panelis dalam arti menyusun pertanyaan-pertanyaan yang nanti akan diajukan moderator kepada Cawapres

Jadi Panelis Debat Ketiga, Chairil Effendi Siap Terima Masukan Pertanyaan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Ketua MABM Kalbar, Chairil Effendi 

Jadi Panelis Debat Ketiga, Chairil Effendi Siap Terima Masukan Pertanyaan

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Ketua MABM Kalbar, Chairil Effendi terpilih menjadi satu diantara panelis debat ketiga Pilpres 2019.

Seperti yang diketahui, tema debat ketiga ialah pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, sosial dan budaya.

"Ya saya dipercayalah oleh KPU RI menjadi satu diantara sembilan panelis," kata Chairil, Rabu (13/03/2019) saat dihubungi Tribunpontianak.co.id

Diterangkan Chairil, panelis tersebut, selain dirinya terdiri dari Rektor Unhas, Rektor UIN Jogja, Rektor Unsyiah, Mantan Plt Rektor USU, Budayawan Radar Panca Dahana, Aktivis Imigran, Guru Besar dari Unair dan Rektor Undip.

"Kami kan nanti jadi panelis, panelis dalam arti menyusun pertanyaan-pertanyaan yang nanti akan diajukan moderator kepada Cawapres," bebernya.

Baca: Wuling Launching Almaz SUV Akhir Maret di Pontianak

Baca: Berkas Kasus Penyeludupan Batu Antimoni di Kapuas Hulu Sekarang Tahap P19

Baca: Irwan Mussry Bagi-bagi Jam Tangan Mewah pada Pemain Timnas U-22

Dalam rangka menyusun pertanyaan itu, dikatakannya, panelis melakukan FGD dengan berbagai unsur. FGD tersebut mengundang dari unsur BEM Se-Indonesia, peneliti kesehatan, dan NGO.

"Kita mendengar masukan dari mereka, kita lebih banyak mendengarkan, setelah itu tentu kita bawa ke dalam diskusi didalam tim panelis itu, setelah itu baru merumuskan apa saja pertanyaan-pertanyaan yang akan diajukan kepada Cawapres yakni dibidang Pendidikan, Kesehatan, Ketenagakerjaan dan Sosial Budaya," ujarnya.

Diungkapkan mantan Rektor Untan ini, jika pihaknya komit untuk tetap menjaga agar soal ataupun pertanyaan nantinya tidak akan bocor ke publik.

"Kalau soal pertanyaan tidak boleh kita sampaikan, apakah menyinggung Kalbar atau endak, itu tidak tidak boleh kami sampaikan, jadi betul-betul off the record sampai nanti debat itu sendiri. Tunggu aja tanggal 17 malam debatnya, sabarlah," tuturnya.

Lebih lanjut, menurutnya, hal tersebut juga telah ditekankan oleh Ketua KPU RI.

"Saya tidak boleh komentar, kita betul-betul diingatkan Ketua KPU bahwa kita tidak diperkenanakan untuk memberikan statment-statment yang menyangkut substansi materi," terangnya.

Walaupun begitu, Chairil mengungkapkan jika pihaknya tetap menerima jika ada tokoh-tokoh maupun masyarakat di Kalbar yang ingin menitipkan pertanyaan terkait debat untuk Cawapres RI di Pilpres 2019.

"Kami kerja sampai sabtu sore, jika ada masukan-masukan kita akan pertimbangkan, apakah itu nanti jadi pertanyaan atau tidak, akan didiskusikan, kemudian akan dibikin sejumlah pertanyaan seperti debat yang lalu, nanti pertanyaan itu muncul atau tidak, kita tidak tahu juga," pungkasnya.

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved