BNN Siap Berkolaborasi Bersama KPA Tekan HIV AIDS dan Penyalahgunaan Narkoba

Isnawati menerangkan pada dasarnya Narkotika tidak jauh dengan HIV AIDS terutama untuk jalur kasus jarum suntik

BNN Siap Berkolaborasi Bersama KPA Tekan HIV AIDS dan Penyalahgunaan Narkoba
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Syahroni
Kabid Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat, Badan Narkotika Nasional Kota Pontianak, Isnawati 

BNN Siap Berkolaborasi Bersama KPA Tekan HIV AIDS dan Penyalahgunaan Narkoba

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kabid Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat, Badan Narkotika Nasional Kota Pontianak, Isnawati menerangkan pada dasarnya Narkotika tidak jauh dengan HIV AIDS terutama untuk jalur kasus jarum suntik.

Adanya kegiatan yang dilakukan lintas instansi terkait "Advokasi Kebijakan Pengurangan Dampak Buruk Pada Pengguna Napza di Kota Pontianak" disambutnya baik.

BNN ditegaskannya akan bersikap bagaimana bisa mensinergikan kegiatan dengan Komisi Penanggulangan HIV AIDS Kota Pontianak .

"Saya di undang sebagai narasumber dimana saya memaparkan tentang program-program dari BNN itu sendiri, nanti bisa di share dengan kegiatan KPA, kami bekerjasama dalam bidang rehabilitasi penyalahgunaan narkotika," ucap Isnawati saat diwawancarai, Rabu (13/3/2019).

 

Baca: Kaum Gay Penyumbang HIV AIDS Tertinggi di Pontianak, Lusi: Tidak Perlu Malu Tes Gratis di Puskesmas

Baca: Pemkot Pontianak Tekan Penularan HIV-AIDS dan Penyalahgunaan Narkoba

Baca: Syarif Usmulyono: Rp 100 Juta Alokasi Untuk Sosialisasi Narkoba & Penanggulangan HIV-AIDS

BNN menurutnya memang tak bisa merehab mereka yang terkena HIV-AIDS, tapi dalam program bisa disinergikan seperti sosialisasi. Oleh karena itu, ia memaparkan program-program yang ada di BNN sehingga kedepan dapat dilakukan bersama dengan KPA.

"Angka penyalahguannya tahun 2017 lalu dari BNN pusat itu 1,7 persen atau sekitar 65,234 orang di Kalbar itu untuk umur 10 sampai 59 tahun, tapi secara rinci di Kota Pontianak kita tidak punya data rinci," ucapnya mengenai angka pengguna narkoba di Pontianak.

Saat ini berdasarkan Inpres nomor 6 tahun 2019, dimana program tersebut rencana aksi nasional mendorong kepada segenap masyarakat seluruh komponen baik pemerintah, Polri dan instansi swasta bahkan organisasi masyarakat untuk melaksanakan kegiatan pencegahan, pemberantasan, penyalahguanaan dan peredaran narkotika .

"Kedua yaitu program desa bersinar bagaiman program P4 itu langsung menjamah masyarakat didaerah terpencil," pungkasnya.

Penulis: Syahroni
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved