Tilep Dana Haji Plus Hingga Rp 596 Juta, Seorang Ibu Rumah Tangga Diamankan Polres Ketapang

Polres Ketapang berhasil meringkus YW yang diduga telah melakukan penipuan dana pemberangkatan haji terhadap korbannya sebesar Rp 596 juta.

Tilep Dana Haji Plus Hingga Rp 596 Juta, Seorang Ibu Rumah Tangga Diamankan Polres Ketapang
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ANESH VIDUKA
Sejumlah kerabat saat menjemput jemaah haji asal Kalimantan Barat saat tiba di Asrama Haji, Pontianak, Senin (10/9/2018) lalu. Jemaah haji penerbangan kedua kloter 11 ini berjumlah 445 orang yang berasal dari┬áKabupaten Kuburaya,Kapuas Hulu, Sekadau dan Kayong Utara.TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA 

Tilep Dana Haji Plus Hingga Rp 596 Juta, Seorang Ibu Rumah Tangga Diamankan Polres Ketapang 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Satreskrim Polres Ketapang berhasil meringkus YW (36) warga Kelurahan Sukaharja, Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang lantaran diduga telah melakukan penipuan dana pemberangkatan haji terhadap korbannya sebesar Rp 596 juta.

Kapolres Ketapang, AKBP Yury Nurhidayat melalui Kasat Reskrim Polres Ketapang, AKP Eko Mardianto mengatakan penangkapan terhadap pelaku penipuan dana pemberangkatan haji berawal dari adanya laporan korban penipuan.

Diketahui, korban penipuan bernama Susta Gunawan, warga Kecamatan Kendawangan, Kabupaten Ketapang.

"Dari laporan kita kemudian lakukan penyelidikan sebelum akhirnya kita mengamankan pelaku yang juga merupakan seorang ibu rumah tangga ini pada Sabtu (09/03/2019) dikediamannya sekitar pukul 21.00 WIB," katanya saat ditemui Selasa, (12/03).

Baca: Kerap Glammour, Hotman Paris Ungkap Alasannya Sering Pakai Cincin Mahal

Baca: SKOR Persija Jakarta Vs Shan United & Link Live Streaming Penyisihan Grup G Piala AFC, Sedang LIVE

Baca: TERPOPULER - Kebiasaan Luna Maya, Valentino Rossi di MotoGP Qatar 2019, Hingga Terduga Teroris

Kejadian tersebut bermula ketika pelapor mendatangi Kantor Departemen Agama Kabupaten Ketapang pada tahun 2018 lalu.

Ia menanyakan proses pendaftaran keberangkatan Jamaah Haji Plus.

Tanpa sengaja pelapor bertemu dengan pelaku dan berkenalan yang mana saat itu pelaku mengaku sebagai penyalur Jemaah Haji Plus.

"Setelah berkenalan, pada tanggal 30 Maret 2018, pelaku menemui pelapor dengan beberapa orang saudara pelapor di Kendawangan dengan maksud mendaftarkan keberangkatan orang tua pelapor dan saudara pelapor sebanyak empat orang," sebut Eko.

Eko melanjutkan, setelah sepakat mengenai biaya ongkos naik haji (ONH) plus saat itu sebesar Rp 149 juta per orangnya.

Baca: HASIL Persija Jakarta Vs Shan United di Piala AFC, Macan Kemayoran Sedang Tertinggal 0-1

Baca: SKOR Persija Jakarta Vs Shan United & Link Live Streaming Penyisihan Grup G Piala AFC, Sedang LIVE

Halaman
12
Penulis: Nur Imam Satria
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved