Perusahaan dan Pengusaha Ikut Bantu Perbaiki Jalan Menuju Dermaga Sungai Asam

jalan tersebut sudah mengakami kerusakan sejak Januari kemarin setelah beroperasinya ferry penyeberangan

Perusahaan dan Pengusaha Ikut Bantu Perbaiki Jalan Menuju Dermaga Sungai Asam
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Rivaldi Ade Musliadi
Kondisi ruas jalan menuju dermaga penyeberangan di Sungai Asam Desa Sungai Ayak I Kecamatan Belitang Hilir yang mengalami kerusakan. 

Perusahaan dan Pengusaha Ikut Bantu Perbaiki Jalan Menuju Dermaga Sungai Asam

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU - Dalam pengerjaan perbaikan ruas jalan di dermaga penyeberangan Sungai Asam Desa Sungai Ayak I Kecamatan Belitang Hilir yang diinisiasi oleh Kapolres Sekadau, juga ikut dibantu oleh pihak perusahaan PT. Parna Agro Mas (PAM).

Humas PT. PAM Dolai mengatakan, pihaknya ikut membantu material dan juga alat berat untuk perbaikan jalan tersebut. Selama ini, armada dari perusahaan tersebut juga menggunakan jalan tersebut untuk angkutan.

"Kami ikut serta membantu seperti material dan juga alat berat. Kapan pun diminta untuk membantu kami juga siap. Selama ini juga kita sering melakukan bantuan perbaikan jalan seperti ini di wilayah lainnya," ujarnya Selasa (12/3).

Sementara itu, Kapolsek Belitang Hilir IPTU I Nengah Muliawan mengatakan, ruas jalan yang akan diperbaiki sepanjang 60 Meter dengan di cor cetak beton.

"Nanti akan dibuat cetak beton dengan tebalnya 30 cm, dan lebarnya sekitar 4 meter," ujar Nengah.

Baca: Gaya Hidup Bupati Cantik Pandeglang Irna Narulita Jadi Sorotan, Senang Belanja Barang-barang Mewah!

Baca: Kapolres Siapkan Ratusan Personel Amankan Pemilu 2019 di Kayong Utara

Baca: Virgil Van Dijk Waspadai Ancaman Striker Bayern Munchen Robert Lewandowski

Ia juga mengatakan, jalan tersebut sudah mengakami kerusakan sejak Januari kemarin setelah beroperasinya ferry penyeberangan. Akibatnya, banyak warga yang mengeluh karena jalan susah dilewati untuk masuk ke dalam ferry penyeberangan.

"Semoga dengan adanya swadaya ini bisa membuat aktivitas warga dan juga perputaran roda ekonomi disini kembali normal. Diperkirakan akan pengerjaan membutuhkan waktu sekitar 25 hari," tukasnya.

Penulis: Rivaldi Ade Musliadi
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved