Dapat Hidayah Melihat Temannya Salat, Tahanan Polsek Pontianak Barat Peluk Islam

Hisar (35), warga Jalan Tabrani Ahmad, Kelurahan Sungai Beliung, Kecamatan Pontianak Barat mendapat hidayah dan memutuskan untuk masuk Islam

Dapat Hidayah Melihat Temannya Salat, Tahanan Polsek Pontianak Barat Peluk Islam
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/YA'M NURUL ANSHORY
Tahanan Polsek Pontianak Barat, Hisar (35) yang saat ini sudah berganti nama menjadi Muhammad Rajab, karena sudah memeluk agama Islam. 

Dapat Hidayah Melihat Temannya Salat, Tahanan Polsek Pontianak Barat Peluk Islam 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Seorang tahanan Polsek Pontianak Barat bernama Hisar (35), warga Jalan Tabrani Ahmad, Kelurahan Sungai Beliung, Kecamatan Pontianak Barat mendapat hidayah dan memutuskan untuk masuk Islam, pada Sabtu (9/3/2019) kemarin sekira pukul 19.45 malam WIB.

Hisar sendiri ditahan di Polsek Pontianak Barat pada Kamis (7/3/2019) atas dugaan kasus penggelapan satu unit laptop milik bos tempat ia bekerja.

Hisar yang sebelumnya seorang Nasrani memutuskan masuk Islam karena melihat teman-temannya di tahanan melaksanakan ibadah sholat.

Hisar kemudian mengungkapkan keinginannya masuk Islam kepada temannya yang selanjutnya melaporkan kepada anggota Reskrim Polsek Pontianak Barat, Bripka Andi Rahadian, SE, yang menjabat sebagai Bamin Reskrim dan Batahti Polsek Pontianak Barat.

Baca: 6 Tersangka Judi Kolok-Kolok Diringkus Polres Kayong Utara

Baca: BOM Sibolga, Ini Identitas Pelaku Teror Ledakan Bom Jelang Kunjungan Presiden Jokowi

Baca: Tilep Dana Haji Plus Hingga Rp 596 Juta, Seorang Ibu Rumah Tangga Diamankan Polres Ketapang

Baca: TERPOPULER - Kebiasaan Luna Maya, Valentino Rossi di MotoGP Qatar 2019, Hingga Terduga Teroris

Hisar kemudian dituntun bersyahadat oleh Ustaz Luqman, Jamaah Tabliq dari Kelurahan Sungai Beliung, yang kemudian berganti nama menjadi Muhammad Rajab.

Muhammad Rajab mengaku masuk Islam atas kemauan sendiri tanpa ada paksaan dari pihak manapun.

"Saya masuk Islam datang dari hati, ketika saya melihat cara sholat teman-teman di tahanan yang rutin," ujarnya.

"Tidak ada orang yang memaksa saya, saya masuk Islam atas kemauan sendiri," timpalnya.

Muhammad Rajab mengaku berasal dari Medan, Sumatra Utara, sebelumnya ia bekerja di sebuah koperasi di sekitar Jalan Tabrani Ahmad,

Halaman
123
Penulis: Ya'M Nurul Anshory
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved