Berita Video

VIDEO: Renopati Saat Menjelaskan Produk Rumah Uppo Kepada Edi Kamtono dan Kombes Anwar Nasir

Renopati (24) menjelaskan hasil produk dari alat Komposter yang mereka buat pada Edi Rusdi Kamtono dan Kapolresta Pontianak, Anwar Nasir

VIDEO: Renopati Saat Menjelaskan Produk Komposter Rumah Uppo Kepada Edi Kamtono dan Kombes Anwar Nasir 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Ketua Rumah Uppo, Renopati (24) menjelaskan hasil produk dari alat Komposter yang mereka buat pada Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono dan Kapolresta Pontianak, Anwar Nasir.

Renopati mengaku kelompoknya terdiri atas enam orang yang memiliki visi misinya sehingga berinovasi mengembangkan alat untuk mengubah sampah menjadi barang yang bernilai.

"Kami adalah sosial prenuer yang bergerak dibidang sosial dan lingkungan. Kenapa kita hadir, awalnya kita melihat bahwa potensi sampah di Kota Pintianak menjadi masalah,"ucap Renopati saat diwawancarai, Jumat (8/3/2019) lalu.

Baca: Wanita Jepang Dinobatkan Jadi Manusia Tertua di Dunia oleh Guinness World Records, Ini Sosoknya

Baca: LIGA INGGRIS Malam Ini Hadirkan 6 Laga, Berikut Jadwal Lengkapnya

Baca: Kalbar 24 Jam - Edi Kamtono Marah, Kios PKL Pasar Sudirman Dibongkar, Hingga Masalah Karet dan Sawit

Ia melihat, 400 ton sampah dihasilkan setiap harinya apabila tidak ada terobosan yang dilakukan maka akan menjadi masalah kedepannya. Terlebih 80 persen adalah sampah organik dan 20 persennya adalah sampah nonorganik maka semakin besar peluang untuk mengembangkan Komposter yang dibuat mereka.

"Itu adalah masalah yang harus ditangani dan dicarikan solusinya. Kami dari mahasiswa pertanian menciptakan inovasi alat yang dinakaman Komposter. Semoga ini bisa menjawab persoalan sampah yang ada," ucapnya.

Lanjut disampaikannya, alat yang dikembangkan tersebut karena adanya masalah sampah dimasyakat, pihaknya ingin memberikan solusi khususnya untuk rumah tangga.

"Ini juga membantu pemerintah dalam mengatasi masalah sampah. Dari alat yang kami buat ini, dapat menghasilkan dua produk, baik pupuk organik cair maupun pupuk organik kompos," jelasnya.

Penulis: Syahroni
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved